BERTUAHPOS — Pemprov Riau menjadikan infrastruktur kawasan Candi Muara Takus di VIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, sebagai salah satu prioritas pembangunan tahun ini. Langkah tersebut diambil untuk memperkuat daya tarik wisata sejarah sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah.
Gubernur Riau, Abdul Wahid, menegaskan penataan kawasan Candi Muara Takus menjadi perhatian khusus pemerintah. Ia menilai ikon sejarah dan pariwisata tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Candi Muara Takus merupakan kebanggaan Riau sekaligus warisan sejarah bangsa. Kita ingin kawasan ini lebih tertata dengan baik sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan,” kata Wahid di Pekanbaru, Senin, 2 September 2025.
Menurut Wahid, pembenahan infrastruktur akan difokuskan pada akses jalan, fasilitas umum, serta penataan lingkungan sekitar candi. Peningkatan kualitas sarana tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Selain itu, Pemprov Riau juga berencana memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan kabupaten untuk mempercepat proses revitalisasi.
“Sinergi antarlevel pemerintahan sangat penting agar pembangunan kawasan ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Wahid menilai, perbaikan infrastruktur tidak hanya berdampak pada peningkatan sektor pariwisata, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.
Pelaku usaha kecil menengah, pengrajin, hingga pelaku kuliner di sekitar kawasan akan ikut merasakan manfaatnya.
Pemerintah provinsi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Candi Muara Takus.
“Pengembangan pariwisata harus dilakukan dengan prinsip keberlanjutan. Artinya, pembangunan berjalan seiring dengan upaya melestarikan warisan sejarah dan budaya,” tegas Wahid.
Menurutnya, penataan Candi Muara Takus akan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan promosi yang lebih intensif, kawasan ini berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan Riau.
Pemprov Riau menargetkan pekerjaan pembenahan infrastruktur dimulai tahun ini melalui skema anggaran yang sudah disiapkan.***








