Coffee Corner Pernikahan Jadi Tren Bisnis Kopi di Pekanbaru

Selasa, 08 Maret 2016 13:54

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU-  Tren usaha coffee shop di Pekanbaru  memang di nilai cerah bagi para pengusaha kuliner. Hal tersebut perkuat dengan  menjamurnya coffee shop di Pekanbaru saat ini. Tidak hanya cukup menjajakan kopi di kedai, toko atau cafe. Saat ini para pengusaha kopi juga mulai melirik sektor usaha  Coffee Corner di acara pernikahan.

Misalnya saja Krema Koffie kedai kopi yang satu ini, tidak hanya menyediakan kopi di kedai saja. Saat ini, Krema justru tengah giat mengembangkan usaha coffee corner.

Owner Krema Koffie Tribudi menilai sektor usaha ini dinilai cerah sebab penikmat kopi saat ini semakin banyak jumlahnya terlebih bagi masyarakat Pekanbaru. Tidak hanya para pria kini wanita dan anak anak juga sudah mulai mengkonsumsi kopi.

“Usaha ini sebenarnya sudah mulai diperkenalkan sejak akhir 2014 lalu, namun baru booming di tahun 2015 hingga saat ini,” sebut Tribudi Selasa (8/3/2016).

Baca: Selain Burger, Berikut Daftar Menu Abah Burger yang Wajib Dicoba

Meskipun masih sekitar 80 persen dari pelanggan di Krema Koffie adalah pria, tidak membuat Tribudi gentar memperkenalkan kopi kepada semua masyarakat.

Bahkan menurut Tribudi, setiap bulannya pasti ada orang yang memesan Coffee Corner untuk acara pernikahan. Di Krema pemesanan coffee corner dapat dipesan dengan minimal pemesanan 100 cup per acara dengan harga kopi yang bervariatif. Untuk harga kopi dibandrol mulai dari Rp 17 ribu untuk kopi Arabika hingga Rp 22 ribu untuk Latte atau Cappuccino.

“Harga tersebut sudah termasuk gula, sedotan, pape cup dan sleefe kopi yang kita sediakan,” ujar Tribudi

Artinya, jika dikalkulasikan dalam sebulan untuk usah coffee corner, Krema dapat memeroleh omset minimal antara  Rp 1,7 juta hingga Rp 2,2 juta setiap bulannya hanya untuk coffee corener saja.

Menurut Tribudi usaha coffee corner yang tengah dia dan teman temannya konsep saat ini mulai merambah pada acara cara lain. Seperti pameran atau bazar dengan membuka booth.

“Jika pada acara acara seperti itu, bisanaya omset yang kita dapat ya open booth, tergantung seberapa banyak kita dapat menjual kopi kepada pengunjung,” jelas Tribudi.

Hingga saat ini selain Krema Koffie yang sudah menerapkan konsep coffee corner, coffee shop  Java Coffee yang  sama sama berlokasi di jalan Rajawali Sukajadi. Juga sudah menjalani konsep serupa sejak 2015 hingga saat ini.

Penulis: nova