• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 21 Januari: Pengeboman Candi Borobudur

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – 21 Januari 1985, beberapa ledakan tiba-tiba terjadi di Candi Borobudur, Magelang. Akibat ledakan tersebut, sembilan stupa di candi terbesar ini hancur.

Pelakunya kemudian ditangkap polisi, dua bersaudara dengan nama Aldulkadir Ali Alhabsyi dan Husein Ali Alhabsyi. Hanya saja, polisi menyebutkan ada aktor lain yang diduga otak pengeboman ini. Namanya Mohammad Jawad alias Ibrahim alias Kresna.

Pengakuan dari Abdulkadir sendiri, Kresna yang mengajak dirinya dan ketiga temannya untuk melakukan pengeboman ke Candi Borobudur. Caranya mudah, mereka tinggal memasang bom yang sudah disusun rapi oleh Kresna didalam stupa. Kemudian, mereka menekan tombol arloji untuk mengaktifkam bom tersebut.

Pihak kepolisian sampai saat ini tak bisa menangkap Kresna yang dianggap otak pengeboman ini. Sementara Abdulkadir dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, dan Husein Ali Alhabsyi dijatuhi hukuman seumur hidup.

Pengeboman ini menurut Abdulkadir adalaj sebagai aksi balas dendam atas kematian puluhan warga muslim pada tahun 1984. Namun, kesaksian Abdulkadir diragukan, karena sang dalang, Kresna tak pernah tertangkap.

Setelah pengeboman, muncul dugaan bahwa kasus ini adalah rekayasa yang sengaja diciptakan untuk menyudutkan umat Islam. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Tiket Pesawat Mahal, Asosiasi Logistik Naikan Ongkos Kirim

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.