BERTUAHPOS.COM – Wisata Pangandaran sudah dikenal luas oleh para pelancong lokal maupun internasional. Dengan akses yang mudah dan biaya yang terjangkau, ditambah dengan keindahan alam yang menawan, Pangandaran menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Namun, jangan hanya terpaku pada pantai-pantainya. Pangandaran menawarkan banyak tempat menarik lainnya untuk dijelajahi, seperti air terjun, sungai, goa, dan lokasi berkemah.
1. Green Canyon
Green Canyon, yang namanya terinspirasi dari Grand Canyon di Colorado, Amerika Serikat, terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, sekitar 31 km dari Pangandaran. Tempat ini merupakan ngarai yang terbentuk akibat erosi tanah oleh aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun, menciptakan goa dengan stalaktit dan stalakmit yang menakjubkan, dikelilingi oleh dua bukit berbatu dan pepohonan yang lebat, menawarkan pemandangan alam yang unik dan menantang.
Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus menyewa perahu kayuh dari dermaga Ciseureuh. Perjalanan memakan waktu sekitar 30-45 menit dengan jarak sekitar 3 km menuju Green Canyon.
Biaya sewa perahu adalah Rp.200.000 untuk maksimal 5 orang dan beroperasi setiap hari dari pukul 7.30 hingga 16.00 WIB. Sepanjang perjalanan, keindahan warna hijau air sungai akan memanjakan mata. Di depan goa terdapat air terjun Palatar yang memberikan suasana sejuk di objek wisata ini.
Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti panjat tebing, berenang, bermain kayak, dan memancing. Untuk mencapai tempat ini, wisatawan dapat menggunakan beragam perahu yang tersedia di Dermaga Ciseureuh, baik perahu tempel maupun perahu kayuh. Green Canyon juga dekat dengan objek wisata Batu Karas dan Bandar Udara Nusawiru.
2. Pantai Batu Hiu
Pantai Batu Hiu terletak sekitar 14 km dari Pangandaran dan menjadi salah satu pilihan wisata saat berkunjung ke Pangandaran. Berada di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, pantai ini memiliki panorama alam yang sangat menakjubkan. Dari bukit kecil yang ditumbuhi pohon Pandan Wong, pengunjung dapat menyaksikan birunya Samudra Indonesia dan deburan ombak yang menghempas.
Pantai ini dinamakan Batu Hiu karena adanya batu di laut yang menyerupai sirip ikan hiu. Untuk menikmati keindahan pantai, pengunjung bisa mendaki bukit kecil ini. Dari atas bukit, dapat terlihat batu yang mirip sirip ikan hiu, merasakan sejuknya angin laut serta menikmati pesona Samudra Indonesia.
Bukit kecil tersebut adalah tempat ideal untuk menikmati pantai Batu Hiu. Uniknya, akses ke bukit dilakukan melalui “gerbang” berbentuk terowongan kecil menyerupai ikan hiu, memberikan kesan seolah-olah memasuki mulut ikan hiu. Pengunjung juga dapat bermain air di sekitar bukit, meski harus waspada terhadap ubur-ubur yang sering ditemukan di pasir pantai.
Sekitar 200 meter dari tepi pantai, terdapat batu karang yang menyerupai ikan hiu, yang menjadi alasan tempat ini dinamakan Batu Hiu. Angin pantai menemani kita saat menikmati pemandangan samudra atau pantai timur yang terbentang hingga Pangandaran. Suasana pantai bisa dinikmati dengan berjalan di bukit rindang atau bersantai bersama keluarga.
Meski ombak cukup besar sehingga tidak memungkinkan untuk berenang, pengunjung masih bisa berjalan di pantai dan merasakan busa putih yang datang bersama ombak Batu Hiu. Jangan lupa membawa cinderamata untuk keluarga yang dapat dibeli di Batu Hiu.
3. Santirah River Tubing
Santirah River Tubing terletak di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Pangandaran, Jawa Barat, sekitar 15 km dari Kota Pangandaran. Objek wisata ini baru dibuka namun sudah menjadi salah satu yang paling populer di sekitar Pangandaran, sehingga selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun asing, terutama di akhir pekan.
Water Tubing atau River Tubing di Santirah adalah aktivitas arung jeram tanpa perahu atau dengan menggunakan ban dalam untuk menyusuri aliran sungai Santirah. Aktivitas ini dilengkapi dengan peralatan seperti ban dalam, pelampung, dan sepatu khusus atau sandal gunung.
Menelusuri sungai Santirah dan menikmati keindahan dinding serta ngarai yang masih alami sangat menarik, terutama bagi pencinta alam dan olahraga air. Perjalanan di sungai memakan waktu sekitar 2-3 jam, masuk ke dalam 3 goa dengan panjang bervariasi, serta melewati air terjun di kanan kiri sungai dan spot jumping yang menarik, termasuk air terjun air panas.









