• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pengguna Internet di Negara Ini Bakal Dikenakan Pajak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 Oktober 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, BUDAPEST  – Tanpa dibebankan pajak, para internet di seluruh dunia dapat menikmati akses internet sesuka hati dari berbagai jenis koneksi. Namun kebebasan menggunakan internet tampaknya tak bisa lagi dinikmati para pengguna internet di Hungaria.

Mengutip laman CNBC, Jumat (24/10/2014), Hungaria kini tengah mempersiapkan aturan baru dan menjadi negara pertama di dunia yang akan mengenakan pajak pada penggunaan internet. Langkah ini diambil sebagai salah satu kebijakan ekonomi yang didorong Presiden Hungaria Viktor Orban.

Menteri Perekonomian Hungaria Mihaly Varga mengumumkan rencana pengenaan pajak internet tersebut pekan ini. Saat regulasi tersebut benar diterapkan, para pengguna internet dikenakan pajak US$ 0,62 atau Rp 7.478 per giga byte. (kurs: Rp 12.062/US$)

Varga mengatakan, pajak tersebut harus dilunasi oleh para penyedia jasa internet. Menurutnya, tarif tersebut sudah setara dengan biaya yang dikeluarkan untuk mengirimkan pesan pendek dan melakukan hubungan lewat telepon.

Sementara pakar digital Neelie Kroes mengatakan, kebijakan pajak internet itu dapat menganggu perekonomian digital Hungaria.

“Pajak penggunaan internet bukanlah gagasan cerdas. Kebijakan ini dapat memicu kenaikan harga akses internet bagi para konsumen,” tuturnya.

Dia juga mencatat, Hungaria memiliki nilai di bawah rata-rata Uni Eropa untuk standar penggunanaan internet, akses broadband dan regulasi digital. Dia menegaskan, keputusan tersebut tak akan banyak membantu perekonomian Hungaria. (Sis/Ndw)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

UMKM Maksimal Hanya Boleh Pakai Tiga Tabung LPG 3kg

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.