• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kisah Kekejaman Jepang di Riau: Kerja Paksa Membangun Rel Kereta Api, Ribuan Jadi Korban

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jepang sangat membutuhkan batu bara demi keberhasilan Perang Asia Pasifik Raya. Namun, daerah penghasil batu bara berada di pedalaman Sumatera Barat, yaitu Sawahlunto.

Karena sangat membutuhkan batu bara, Jepang kemudian membangun rel kereta api, mulai dari Sawahlunto menuju Pekanbaru, yang nantinya akan diangkut ke Singapura melalui Sungai Siak.

“Nah, dalam proses pembuatan rel kereta api Sawahlunto – Pekanbaru ini, Jepang mengerahkan ribuan rakyat Indonesia untuk mempercepat penyelesaiannya. Jalurnya adalah Sawahlunt -Lubuk Ambacang – Logas-Lipat Kain-Pekanbaru,” jelas sejarawan Riau, Suwardi MS kepada bertuahpos.com.

Tidak sampai satu tahun, yaitu sejal dimulai pada tahun 1942, pembangunan rel kereta api ini sudah sampai di Lipat Kain. Rel kereta api ini menembus gunung dan bukit untuk bisa sampai ke Pekanbaru.

“Proses pembuatan rel kereta api inilah yang memakan sangat banyak korban. Tenaga kerja paksa ini, yang disebut romusha, dipaksa Jepang untuk terus keras untuk mencapai target penyelesaian,” lanjut Suwardi.

Logas kemudian menjadi saksi bisu kekejaman Jepang kepada para romusha ini. Tanah Logas yang berbatu dan berbukit sangat menyulitkan untuk membuat rel kereta api. Jepang, yang ingin proyeknya cepat selesai, terus memaksa para romusha bekerja tanpa henti.

“Puluhan ribu romusha yang meninggal di Logas. Mereka terus disuruh bekerja tanpa henti. Sampai ada cerita yang berkembang di penduduk sana, bahwa sering melihat mayat berjalan di rel kereta api itu,” paparnya.

Untuk mengenang puluhan ribu orang yang meninggal akibat kerja paksa itu, pemerintah kemudian membangunkan tugu peringatan. Para romusha ini juga diberi gelar pahlawan kerja.

“Itulah yang bisa kita lihat di Tugu Pahlawan Kerja, yang ada di Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru,” tutup Suwardi. (bpc2)

Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Sejarawan Minta Pemerintah Bangunkan Museum Perjuangan di Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.