• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Makrifat Burung Surga (11) : Ibadah Itu Dibeli Allah Maha Suci

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 Mei 2017
126
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Ki Nangim masuk ke dalam rumah. Ia memperhatikan burung Bayan itu dengan seksama. Melihat mata burung itu yang bercahaya, serta kepalanya yang mengangguk-angguk, menyiratkan optimisme, Ki Nangim terbangkitkan hatinya untuk kembali berbisnis beras. Sebelum berangkat ke pasar, Ki Nangim membawa burung Bayan itu ke dalam rumah. Ia memasukkannya ke dalam sangkar yang bagus. Sangkar itu kembar dengan sangkar burung Menco yang sudah dipelihara sebelumnya.

Baca: Makrifat Burung Surga (10) : Si Burung Khotbah Ilmu & Amal

Setelah menempatkan burung Bayan itu dengan baik, Ki Nangim lalu pergi berbelanja beras. Ini merupakan mata dagangan utamanya. Beras itu nantinya akan dijual lagi pada orang-orang dari Mangkuda Halabari. Sebuah negeri jauh, yang selama ini menjadi pelanggan tetapnya.

Ki Nangim sangat yakin dengan ucapan burung Bayan itu, bahwa ia akan dapat untung besar. Namun demikian, dalam hatinya masih diliputi rasa ragu. Timbul pertanyaan, adakah benar ucapan Bayan Budiman, bahwa ia akan mendapatkan keuntungan besar dalam bisnisnya nanti?

Baca: Makrifat Burung Surga (9) : Burung Bayan Dibeli Juragan

Ternyata, apa yang diucapkan burung Bayan Budiman itu benar. Hanya berselang tujuh hari setelah burung itu dipelihara, datanglah orang Mangkuda dari negeri seberang. Ia mampir ke rumah Ki Nangim, dan membeli beras dagangan laki-laki ini dalam jumlah besar. Dari penjualan itu juragan Nangim memperoleh untung besar.

Selain membeli beras, pembeli dari negeri seberang itu juga memesan gula, garam, dan beberapa mata dagangan yang lain. Hanya dalam tempo cepat, segala dagangannya terjual habis. Ia pun menjadi lebih kaya dari sebelumnya. Itu lantaran mengikuti saran burung Bayan Budiman.

Baca: Makrifat Burung Surga (1) : 99 Burung Bayan Hijrah

Begitulah mestinya orang hidup di dunia ini. Burung Bayan Budiman adalah suatu permisalan dari kitab yang berisi ilmu, yang tak pernah habis diambil siapa saja yang membacanya. Sedangkan juragan Nangim ibarat orang yang mengaji. Ia mencari ilmu, yang untungnya ialah derajat di dunia dan di hari akhir nanti.

Jika dikaji, hidup manusia itu ibarat modal. Dan dagangan yang dijual ibarat ibadah yang dilakukan manusia. Sedang yang membeli dagangan ibadah itu adalah Tuhan Allah Yang Maha Suci. (bersambung/jss)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Spesifikasi Chery Q, Mobil Listrik Compact EV dengan Layar Sentuh Floating Harga Rp200 Jutaan
Otomotif

Spesifikasi Chery Q, Mobil Listrik Compact EV dengan Layar Sentuh Floating Harga Rp200 Jutaan

...

Read moreDetails
Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Next Post

Makrifat Burung Surga (12) : Dialog Tasauf Bayan & Menco

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.