• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemko Pekanbaru Targetkan Penurunan Prevalensi Stunting Tahun Depan

Redaksi by Redaksi
1 Oktober 2024
Pemko Pekanbaru Targetkan Penurunan Prevalensi Stunting Tahun Depan

Ilustrasi Stunting

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya menurunkan angka prevalensi stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak. Meskipun penurunan yang ditargetkan tidak terlalu besar, yakni sekitar 0,5 persen, Pemko optimis prevalensi stunting bisa terus berkurang pada tahun mendatang.

Saat ini, angka prevalensi stunting di Kota Pekanbaru mencapai 8,7 persen, jauh di bawah target nasional sebesar 14 persen. Menurut proyeksi, pada tahun 2025 angka ini bisa turun menjadi 8,2 persen.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, mengungkapkan bahwa Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Pekanbaru terus berupaya menurunkan prevalensi stunting melalui berbagai program dan pembinaan.

“Kita upayakan angka prevalensi stunting bisa turun lagi,” kata Muhammad Amin pada Selasa 1 September 2024.

Amin menjelaskan, dalam waktu dekat Kota Pekanbaru akan menjadi lokasi Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), dan pihaknya siap mendukung pelaksanaan studi ini sebagai bagian dari langkah penting dalam penanganan stunting.

Selain itu, TPPS Kota Pekanbaru berkomitmen melakukan intervensi menyeluruh, mulai dari pembinaan calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, hingga bayi di bawah dua tahun. Menurut Amin, pendampingan sejak awal sangat penting untuk menekan angka stunting.

“Maka kita lakukan pembinaan dari hulu ke hilir, agar lebih kuat,” terangnya.

Salah satu program unggulan yang digalakkan Pemko adalah program **Bapak Asuh Anak Stunting**, di mana pendampingan dilakukan tidak hanya oleh para kader posyandu, tetapi juga melalui keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan dukungan kepada anak-anak yang terindikasi stunting.

“Kita juga coba lakukan terobosan bersama TPPS dalam upaya penanganan stunting, ada juga program bapak asuh anak stunting,” jelas Amin.

Pelayanan posyandu, lanjutnya, kini semakin optimal sebagai layanan primer, baik bagi bayi maupun ibu hamil. Tingkat partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan ini juga cukup tinggi.

“Tingkat kehadiran ibu hamil maupun ibu yang membawa bayinya memeriksakan kesehatan sudah cukup tinggi,” tutup Amin.

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Redaksi

Redaksi

Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Honor Resmi Meluncurkan Honor Win RT2 dan Honor Win Turbo2, Intip Spesifikasi dan Harganya
Teknologi

Honor Resmi Meluncurkan Honor Win RT2 dan Honor Win Turbo2, Intip Spesifikasi dan Harganya

...

Read moreDetails
Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Next Post
Ini Penyebab APBD-P Kota Pekanbaru Belum Bisa Digunakan

Tiga Kabupaten di Riau Dipastikan tak Punya APBD-P 2024

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.