BERTUAHPOS — Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menyiapkan langkah revitalisasi terhadap angkutan umum oplet. Meski teknis penerapannya masih disusun, proses penertiban oplet yang beroperasi di jalan protokol sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Khairunnas, Senin (8/12/2025), mengatakan bahwa oplet nantinya akan difungsikan sebagai angkutan feeder. Armada tersebut akan menjadi transportasi penghubung dari kawasan permukiman menuju jalan protokol dan halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).
“Para sopir oplet akan mengoperasikan transportasi feeder di sejumlah ruas jalan di Pekanbaru,” ujarnya.
Menurut Khairunnas, keberadaan angkutan feeder akan meningkatkan akses masyarakat menuju halte TMP. Feeder dijadwalkan bergerak dari lingkungan pemukiman warga menuju titik layanan bus terdekat. “Peremajaan kita minta nantinya bisa menjadi feeder bus TMP,” tambahnya.
Revitalisasi ini akan dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Pekanbaru bersama pengelola TMP. Ia menegaskan bahwa angkutan kota tidak lagi diperbolehkan beroperasi di jalanan utama Pekanbaru. Jika kedapatan masih beroperasi, kendaraan tersebut akan langsung ditindak.
Dishub mencatat masih ada oplet yang melintas di Jalan HR Soebrantas, Jalan Arifin Achmad, Jalan Soekarno–Hatta, dan Jalan Jenderal Sudirman. Petugas telah beberapa kali menggelar razia dan langsung mengamankan oplet maupun bus kota yang terbukti tidak layak jalan.
“Karena memang kondisinya tidak layak, sehingga dapat membahayakan penumpang,” jelas Khairunnas.
Ia menambahkan, para pengemudi oplet tetap memiliki peluang bergabung sebagai pengemudi feeder. Namun, proses revitalisasi secara menyeluruh masih menunggu kebijakan final dari Dishub Pekanbaru.***








