BERTUAHPOS.COM – Harga minyak goreng Minyakita masih bergejolak di Kota Pekanbaru, dengan banyak pedagang menjualnya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar Operasi Pasar Minyakita di sejumlah pasar rakyat hingga 28 Maret 2025.
Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Harry Pratama, menyatakan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk memberikan akses minyak goreng dengan harga lebih murah kepada masyarakat.
“Ada Operasi Pasar Minyakita yang berlangsung di seluruh pasar rakyat hingga 28 Maret 2025 mendatang,” kata Harry Pratama, Rabu 13 Maret 2025.
Dalam operasi pasar ini, masyarakat bisa membeli Minyakita dengan harga Rp 14.700 per liter, lebih murah dari HET yang ditetapkan sebesar Rp 15.700 per liter.
Salah satu pasar yang menjadi lokasi penjualan Minyakita adalah Pasar Cik Puan, di mana warga antre untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga subsidi tersebut.
“Masyarakat hanya bisa membeli maksimal dua liter dalam sekali pembelian,” tambahnya.
Harry menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Riau dengan distributor minyak goreng. Kegiatan ini tersebar di 12 pasar rakyat, yakni Pasar Cik Puan, Pasar Sukaramai, Pasar Arengka, Pasar Limapuluh, Pasar Palapa, dan Pasar Dupa.
Selain itu, juga berlangsung di Pasar Simpang Baru, Pasar Rumbai, Pasar Sail, Pasar Tangor, Pasar Kodim, dan Pasar Bawah.
“Operasi pasar ini berlangsung di hari yang berbeda di setiap pasar, namun sampai saat ini masih berjalan dan akan terus dilakukan hingga akhir Maret,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dengan pasokan Minyakita, karena pemerintah berupaya menjaga ketersediaan minyak goreng menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
“Operasi pasar ini digelar untuk memberi kemudahan bagi masyarakat, karena harga Minyakita di pasaran saat ini masih di atas HET,” pungkasnya.









