BERTUAHPOS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mengimbau kepada seluruh pengendara sepeda motor, terutama para pengemudi ojek online (Ojol), untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah kota.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, menegaskan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini telah mencapai level yang membahayakan keselamatan para pejuang jalanan yang terus beroperasi saat hujan lebat.
Imbauan ini bukan tanpa alasan, kata Iwa, melainkan sebagai respons menyusul adanya insiden tragis yang memakan korban jiwa. Seorang pengemudi ojek online dilaporkan hanyut setelah terseret arus sungai yang meluap akibat tingginya intensitas curah hujan di salah satu titik rawan.
Peristiwa ini menjadi alarm bagi seluruh masyarakat bahwa debit air sungai yang meningkat secara mendadak dapat menjadi ancaman nyata bagi siapa saja yang berada di dekat aliran air atau melintasi jalanan yang tergenang.
Iwa Gemino secara langsung meminta para pengemudi untuk tidak memaksakan diri bekerja demi mengejar target apabila kondisi alam tidak lagi memungkinkan untuk berkendara dengan aman.
Mengutamakan keselamatan nyawa jauh lebih penting daripada menerjang badai yang berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal atau kejadian serupa di masa mendatang.
“Kami mengimbau agar mereka mengutamakan keselamatan. Berhentilah jika hujan terlalu deras. Berkendara dalam kondisi seperti itu sangat berbahaya,” ujarnya, Senin, 13 April, di Pekanbaru.
Selain menyasar para pengendara, BPBD juga memperluas jangkauan imbauan ini kepada seluruh warga Pekanbaru, khususnya bagi keluarga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai.
Masyarakat diminta untuk meminimalisir aktivitas di luar rumah guna menghindari risiko tersambar petir, tertimpa pohon tumbang, atau terperosok ke dalam luapan air.
Orang tua juga ditekankan untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain di area terbuka atau dekat saluran air saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Sebagai upaya memperkuat jaring pengaman kebencanaan, pihak BPBD mengajak masyarakat untuk proaktif dalam melaporkan setiap kejadian darurat yang terjadi di lingkungan sekitar.
Warga dapat memanfaatkan layanan pengaduan terintegrasi untuk mempercepat respon petugas di lapangan jika melihat tanda-tanda bencana atau memerlukan bantuan penyelamatan.
“Mereka bisa melaporkannya lewat call center Pekanbaru Aman 112 yang beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani segala bentuk situasi kebencanaan yang menimpa warga,” kata Iwa.[]








