• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Apa Penyebab Tingginya Kasus Perceraian di Riau hingga Capai 8 Ribu Lebih?

“Banyak pasangan muda yang belum siap secara mental menghadapi tantangan rumah tangga, terutama di tengah tuntutan hidup yang semakin kompleks."

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
1 Juli 2025
Apa Penyebab Tingginya Kasus Perceraian di Riau hingga Capai 8 Ribu Lebih?

Apa Penyebab Tingginya Kasus Perceraian di Riau hingga Capai 8 Ribu Lebih?

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Sepanjang tahun 2024, angka kasus perceraian di Provinsi Riau tercatat cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, total kasus perceraian mencapai 8.085 kasus.

Kota Pekanbaru menempati peringkat pertama dengan jumlah perceraian terbanyak 1.600 kasus. Di posisi kedua, Kabupaten Kampar mencatat 1.095 kasus perceraian, disusul Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 800 kasus. 

Sementara itu, Kabupaten Rokan Hulu mencatat 722 kasus, Indragiri Hilir 643 kasus, dan Indragiri Hulu sebanyak 576 kasus perceraian.

Kasus perceraian juga terjadi di Kota Dumai dengan jumlah 453 kasus, Kabupaten Pelalawan 422 kasus, Kuantan Singingi 359 kasus, dan yang paling sedikit adalah di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan 284 kasus perceraian sepanjang 2024.

Tingginya angka kasus perceraian di Riau sepanjang 2024 perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Menurut akademisi Universitas Islam Riau (UIR) Dr. Dedek Andrian, M.Pd, kondisi sosial dan tekanan ekonomi di perkotaan menjadi salah satu pemicu utama tingginya angka perceraian. 

“Banyak pasangan muda yang belum siap secara mental menghadapi tantangan rumah tangga, terutama di tengah tuntutan hidup yang semakin kompleks,” ujarnya saat bertemu Bertuahpos, Senin 30 Juni 2025 di Pekanbaru.

Selain faktor ekonomi, Dedek juga menyebut bahwa lemahnya komunikasi dan rendahnya literasi pernikahan turut memperparah situasi. Banyak pasangan yang masuk ke dalam pernikahan tanpa pemahaman yang cukup, baik secara emosional maupun spiritual.

“Pernikahan bukan hanya soal cinta, tapi juga kesiapan menjalani kehidupan bersama dalam jangka panjang,” tambahnya.

Menurutnya, pendidikan pranikah sangat penting untuk menekan angka perceraian. Dia mendorong agar pemerintah daerah dan lembaga keagamaan lebih aktif menyosialisasikan pentingnya konseling pranikah bagi calon pengantin.

“Kalau pendidikan pranikah ini bisa diterapkan secara konsisten, saya yakin angka perceraian bisa ditekan secara signifikan,” jelas Dedek.

Oleh sebab itu, perlu pendekatan dari berbagai pihak, baik pemerintah, tokoh masyarakat, maupun akademisi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. 

“Masyarakat perlu diedukasi bahwa konflik dalam rumah tangga adalah hal yang wajar, namun harus diselesaikan dengan cara yang bijak,” tutupnya.

— Habibie

 


Simak berita lainnya tentang Riau

Tags: riausosial
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya
Lingkungan

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

...

Read moreDetails
Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Next Post
Defisit Anggaran Hambat Pembebasan Lahan, Gubernur Riau Usulkan Flyover Panam Dibiayai APBN

Defisit Anggaran Hambat Pembebasan Lahan, Gubernur Riau Usulkan Flyover Panam Dibiayai APBN

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.