BERTUAHPOS.COM — Pemko Pekanbaru tengah mematangkan konsep Green Corridor bersama Kemenko Infrastruktur untuk mengatasi banjir secara permanen. Proyek ini mencakup normalisasi sungai, penguatan tanggul, dan penataan bantaran hijau di tiga titik strategis.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut peninjauan lapangan. Pemko dan pemerintah pusat merumuskan skema aksi berdasarkan data terkini kondisi sungai.
“Menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan di tiga titik sungai strategis, kita duduk bersama Kemenko Infrastruktur untuk merumuskan solusi permanen pengelolaan air Kota Pekanbaru,” ujar Agung di Pekanbaru, Senin, 3 Agustus 2026.
Konsep Green Corridor tidak hanya bertujuan mengendalikan banjir secara teknis. Program ini mengintegrasikan aspek lingkungan, ruang terbuka hijau, dan peningkatan kualitas kawasan bantaran sungai.
Normalisasi sungai, penguatan struktur penahan banjir, dan penataan bantaran hijau menjadi tiga pilar utama proyek ini. Pemerintah menargetkan kawasan sungai yang asri sekaligus aman bagi warga.
“Kita ingin temuan dan data lapangan langsung diterjemahkan menjadi skema aksi. Dukungan pemerintah pusat menjadi modal penting agar program ini dapat direalisasikan secara bertahap,” jelas Agung.
Kawasan Sungai Sail diproyeksikan menjadi ikon baru Pekanbaru dengan turap dan jalur pedestrian sepanjang 2,4 kilometer. Ruang terbuka hijau, area olahraga, dan destinasi wisata perkotaan akan melengkapi kawasan tersebut.
“Penanganan banjir dan penataan air di Pekanbaru harus berkelanjutan. Kolaborasi dengan pusat akan terus diperkuat hingga seluruh infrastruktur strategis ini benar-benar terwujud,” kata Agung.









