• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tahun 2015 Pasar Properti Bakal Terjerembab?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 Oktober 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Berbagai indikator yang memperlihatkan pertumbuhan negatif,  dikhawatirkan dapat memicu pasar properti bakal terpuruk pada tahun 2015 mendatang. Terlebih jika nilai tukar rupiah masih fluktuatif cenderung terus melemah, ekonomi melambat, dan pengurangan stimulus pendanaan oleh The Fed.

Senior Associate Director Office Service Colliers International Indonesia, Sutrisno R Soetarmo, tak menampik pasar properti bakal terus tertekan pada tahun depan. Terutama bila berbagai indikator ekonomi tidak menampakkan pemulihan. Hal itu ditandai dengan menurunnya kinerja pasar perkantoran komersial akibat penundaan aksi ekspansi perusahaan domestik dan asing maupun perusahaan yang baru akan menjajaki pasar Indonesia.

“Fenomena kemerosotan kinerja sektor properti terutama perkantoran komersial sebetulnya sudah terlihat sejak awal 2014. Terjadi koreksi harga sewa akibat permintaan mengalami kontraksi. Pasar perkantoran yang sebelumnya diprediksi pulih setelah mengalami perlambatan penyerapan pada 2013, ternyata berjalan tidak sesuai ekspektasi,” papar Sutrisno, Selasa (7/10/2014).

Kenyataannya, lanjut dia, tingkat serapan tidak mengalami kenaikan. Sejak awal tahun sampai September 2014 tingkat serapan hanya pada level 200.000 meter persegi, sementara proyeksi 400.000 meter persegi.


Beberapa pemilik dan pengelola gedung perkantoran, baik yang bertarif dollar AS maupun rupiah, sudah mulai menyesuaikan harga sewa sejak awal semester dua ini. Tak hanya mengoreksi harga sewa transaksi, melainkan juga harga sewa penawaran.

Konsultan properti global lainnya, Knight Frank Indonesia bahkan mencatat, tingkat serapan perkantoran pada kuartal III tahun ini hanya seluas 1.008 meter persegi. Ini artinya, rekor terendah dalam sepuluh tahun terakhir.

Director Commercial Knight Frank Indonesia, Sindiani Surya Adinata, menyebutkan, rendahnya tingkat serapan perkantoran ini bukan karena terbatasnya pasokan, melainkan melemahnya permintaan.

“Banyak perusahaan skala multinasional yang sebelumnya berencana ekspansi untuk memperluas bisnisnya, justru menundanya dan lebih memilih wait and see. Mereka sebelumnya menunggu Pemilihan Presiden hingga Joko Widodo (Jokowi) terpilih, tapi setelah itu menunggu lagi hingga kemudian kabinet yang sesuai preferensi pasar terpilih sampai kemudian mereka postponed,” papar Sindiani, kepada Kompas.com, Rabu (8/10/2014).

Dia menambahkan, kendati kondisi politik tidak secara langsung dapat memengaruhi bisnis properti, karena merupakan investasi jangka panjang (long term investment), namun investor asing sangat mempertimbangkan stabilitas politik dan keamanan.

“Pasar akan sangat menunggu dengan antusias apakah Jokowi mampu membentuk kabinet yang sesuai dengan preferensi mereka,” ujar Sindiani.

Sementara pendiri Ciputra Group, Ciputra, justru optimistis, pasar properti Indonesia dapat terus bertahan dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Kendati ekonomi melemah dan tingkat inflasi berpotensi melonjak akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kita akan terus berkembang. Kita ciptakan market sendiri. Karena kalau tidak ada market, properti akan lambat. Pasar properti Indonesia paling bagus dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Kita akan bangun market menjadi lebih berkembang,” urai Ciputra, Rabu (8/10/2014).

Ciputra yakin, Indonesia bahkan masih akan lebih baik di antara sesama negara Asia Tenggara lainnya jika Masyarakat Ekonomi ASEAN berlaku pada 2015 mendatang.

“Meskipun ada potensi hambatan kenaikan BBM yang memicu inflasi, properti justru lebih laku. Investor akan memilih properti ketimbang deposito. Kalau dananya ditempatkan di bank, bunganya tetap, belum lagi dipotong cost of fund. Biaya uang jadi naik. Mending beli properti,” papar Ciputra.(kompas)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Pelalawan Ulang Tahun, HM Harris Justru Kecewa dengan Warganya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.