• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Dinilai Tepat, Trust Indonesia: Kualitas Legislatif Bisa Lebih Baik

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 Juni 2025
Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Dinilai Tepat, Trust Indonesia: Kualitas Legislatif Bisa Lebih Baik

Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Dinilai Tepat, Trust Indonesia: Kualitas Legislatif Bisa Lebih Baik

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pemisahan Pemilu nasional dan daerah dinilai sebagai langkah penting demi memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia, menurut Direktur Riset Trust Indonesia, Ahmad Fadhli.

Menurutnya keputusan ini sangat relevan, mengingat pemilu serentak 2024 dianggap dilaksanakan tanpa urgensi yang jelas, yang lebih mementingkan jadwal tanpa mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang terlibat, baik sebagai penyelenggara maupun peserta.

“Yang diutamakan hanya masalah jadwal. Padahal, keserentakan itu tidak dibarengi dengan kualitas SDM yang memadai. Baik SDM penyelenggara maupun para kandidatnya,” ujar Fadhli di Jakarta, Senin, 30 Juni 2025, dilansir dari Inilah.com.

Dia menyebut pemilu serentak mencakup 514 kabupaten/kota dan 38 provinsi secara bersamaan menunjukkan lemahnya proses kaderisasi partai politik. Banyak partai, kata Fadhli, gagal menyiapkan calon legislatif yang berkualitas karena dikejar waktu dan beban administratif yang besar.

“Karena semuanya dilakukan serentak, partai berlomba-lomba mencari orang untuk mengisi daftar caleg dari pusat sampai daerah. Maka, keputusan MK untuk memberi jeda waktu adalah langkah yang tepat,” tuturnya.

Fadhli juga menilai pemisahan waktu pemilu nasional dan daerah akan memberikan ruang yang lebih luas bagi partai dan calon legislatif untuk melakukan persiapan matang, baik secara internal maupun eksternal. Partai bisa memperdalam strategi konsolidasi, sementara para kandidat punya kesempatan membangun komunikasi yang lebih baik dengan pemilih.

Selain itu, Fadhli menyoroti kualitas hasil Pemilu 2024 yang dinilainya menurun. Ia menyebut kontestasi politik saat ini sangat dipengaruhi oleh kekuatan materi. Calon yang memiliki dana besar lebih berpeluang menang, sementara mereka yang minim modal harus legowo tak terpilih.

“Sebagian besar yang duduk di legislatif menggunakan kekuatan uang untuk lolos. Akibatnya, yang terpilih cenderung memiliki orientasi kapitalistik, bukan memperjuangkan aspirasi rakyat,” kata Fadhli.

Ia mengkhawatirkan bahwa anggota dewan hasil pemilu berbasis uang cenderung mengesahkan produk hukum yang tidak pro-rakyat, melainkan demi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kita bisa lihat sendiri, anggota DPR saat ini minim yang bersikap kritis terhadap pemerintahan Prabowo. Tak ada suara oposisi yang lantang di parlemen. Semua terlihat malu-malu, bahkan cenderung mengejar posisi dan kekuasaan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Mahkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa pemilu nasional dan pemilu daerah akan dipisah pelaksanaannya. MK menetapkan bahwa pemisahan tersebut diberi jeda paling lama 2 tahun 6 bulan, sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemilu dan demokrasi ke depan.***


Simak berita lainnya tentang Politik

Tags: Berita politikBTNperbankan
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027
Finance

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

...

Read moreDetails
Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

Di Tengah Dinamika Pasar Modal, BTN Kaji Opsi Buyback Saham

Di Tengah Dinamika Pasar Modal, BTN Kaji Opsi Buyback Saham

BTN dan RSUP Ngoerah Kolaborasi Kembangkan Layanan Wellness dan Wisata Medis di Bali

BTN dan RSUP Ngoerah Kolaborasi Kembangkan Layanan Wellness dan Wisata Medis di Bali

Dari Kampus ke Industri, BTN Ajak Anak Muda Bandung Ciptakan Inovasi Perumahan Melalui BTN Housingpreneur Batch 3

Dari Kampus ke Industri, BTN Ajak Anak Muda Bandung Ciptakan Inovasi Perumahan Melalui BTN Housingpreneur Batch 3

BTN Buka Suara Soal Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar: Klaim Kerugian Harus Didukung Bukti, Bukan Opini

BTN Buka Suara Soal Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar: Klaim Kerugian Harus Didukung Bukti, Bukan Opini

Next Post
RSUD Petala Bumi Rayakan HUT ke-17, Gubernur Riau Minta Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

RSUD Petala Bumi Rayakan HUT ke-17, Gubernur Riau Minta Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.