• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Walhi Sebut Penolakan Hakim Terhadap Praperadilan SP3 Polda Janggal, Ini Alasannya..

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Agustus 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Walhi menilai putusan hakim praperadilan Pengadilan Negeri Pekanbaru, Fatimah SH, yang menolak permohonan praperadilan Walhi Riau terhadap Polda Riau terkait SP3 tiga perusahaan diduga membakar lahan, penuh dengan kejanggalan.

Even Boy Sembiring, salah satu tim penasehat hukum Walhi, usai mendengar putusan hakim, Senin (7/8/2017), mengatakan, kejanggalan tersebut antara lain, hakim tidak membaca dan tidak mempertimbangkan bukti-bukti yang disampaikan pemohon.

“Hakim hanya mengikuti alur yang disampaikan oleh termohon Polda Riau, tanpa mempertimbangkan bukti-bukti yang disampaikan pemohon (Walhi). Di antaranya bukti bahwa perkara ini tidak memiliki SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan),” ujarnya.

Hakim menurut Even Sembiring, juga tidak mempertimbangkan keterangan saksi ahli Bambang Hero, yang menyebutkan ada kerusakan dan pencemaran pada lahan akibat kebakaran pada lahan PT Riau Jaya Utama (RJU).

Baca: Gugatan Walhi Terhadap SP3 Perusahaan Diduga Bakar Lahan Kandas Lagi

Kemudian saksi ahli Endrianto, yang menyebutkan ada kebakaran lahan pada PT Perawang Sukses Perkasa Indonesia (PT PSPI) dan mereka harus bertanggungjawab secara mutlak.

Even juga mengaku hanya bisa pasrah kepada yang maha kuasa dan berdoa agar hakim Fatimah dimaafkan yang maha kuasa. Even juga berjanji akan membuat nasib yang sama kepada Fatimah, dengan melaporkannya ke Mahkamah Agung RI seperti hakim Sorta yang sebelumnya juga menolak putusan pra peradilan yang diajukan oleh Walhi Riau. (bpc17)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

3 Sektor Ini Beri Andil Besar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.