• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Polemik Pemprov Riau VS Hotel Aryaduta, Langkah Hukum Butuh Pertimbangan Syamsuar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Setelah berkali-kali surat yang dilayangkan Pemprov Riau dicueki Lippo Karawaci, Kepala Biro Ekonomi dan SDA Setdaprov Riau Darusman menyatakan, pihak masih perlu pertimbangan lain dari Gubernur Riau Syamsuar.

Pertimbangan ini, menurut dia, termasuk apakah perlu dilakukan langkah hukum untuk penyelesaian polemik antara Pemprov Riau dengan Lippo Karawaci terhadap jatah deviden dari pengelolaan hotel Aryaduta di Pekanbaru itu.

Hal ini diungkapkan oleh Darusman saat dihubungi bertuahpos.com di Pekanbaru, Senin, 7 Oktober 2019. Darusman menyebut upaya persuasif sudah dilakukan, namun setakat ini memang belum membuahkan hasil.

“Yang jelas kami tinggal koordinasi dengan Pak Gubernur terhadap langkah-langkah yang akan kita ambil. Apakah memang perlu ditempuh melalui jalur hukum atau bagaimana. Kalau memang begitu, tentu pihak dari Biro Hukum Setdaprov Riau juga harus diikutsertakan,” kata Darusman.

Pihak Pemprov Riau sendiri, kata Darusman memang sudah merencanakan persoalan ini sebaiknya ditempuh melalui jalur hukum, sebab berbagai upaya dari Pemprov Riau untuk mengajak pihak Lippo Karawaci duduk bersama sudah ditempuh. Namun hasilnya masih nihil.

Jika memang upaya hukum yang dipilih, kata Darusman, maka Pemprov Riau juga akan melakukan komunikasi dengan pihak Kejati Riau dan pihak lain, seperti akuntan publik untuk merinci berapa idealnya sumber pendapatan daerah yang lepas dari pengelolaan Hotal Aryaduta Pekanbaru.

Polemik antara Pemprov Riau dengan Lippo Karawaci bermula pada saat Pemda meminta tambahan deviden dari pengelolaan bisnis hotel Aryaduta. Lippo Karawaci menjalin kerjasama memakai lahan milik Pemprov Riau untuk kepentingan bisnis perhotelan di Jalan Diponegoro, Pekanbaru itu.

Setiap tahun pihak Lippo Karawaci membayarkan sewa tanah tersebut sebesar Rp200 juta kepada Pemprov Riau. Pemprov Riau merasa uang sewa itu sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Nilai pendapatan yang harusnya diterima Pemprov Riau lebih besar dari Rp200 juta. Itu mengikuti nilai sewa dan harga jual tanah. Hal ini juga didukung oleh letak lokasi yang strategis karena berada di tengah kota.

Namun hingga saat pihak Lippo Karawaci sebagai perusahaan yang mengelola hotel Aryaduta tersebut seolah bungkam tanpa kepastian. Belum ada pernyataan setuju atau tidak setuju dengan keinginan Pemprov Riau tersebut.

Pemprov Riau beberapa kali layangan surat ke perusahaan itu namun tidak digubris. Sehingga Pemprov Riau menganggap perlu diambil langkah lain, termasuk langkah hukum terhadap penyelesaiannya. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post
Ilustrasi

Membara, Api Lahan Lahan Kosong di Jalan Pemuda Ujung Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.