• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Plt Gubri: Manusia Harus Didulukan, Baru Harimau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
14 Maret 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim setuju kalau mausia lebih didahulukan untuk diselamatkan ketimbang harimau. Ini berkaitan dengan adanya gejolak sosial. Masyarakat Inhil mendesak pihak terkait untuk segera menangkap harimau yang sudah membunuh dua manusia itu.

“Kita ini kan kalau menghadapi harumau itu memang harus ditimbang mana dulu yang diprioritaskan. Tentu orangnya dulu yang diselamatkan,” katanya, Rabu 14 Maret 2018.

Wan mendesak kepada BKSDA Riau untuk segera menangkap dan mengamankan harimau di Inhil itu dengan alasan mengancam keselamatan manusia. Sebab selama ini harimau itu sudah sering terlihat di sekitar pemukiman warga.

“Kalau kami dari pemprov ya mendesak ke BKSDA untuk segera ditangkaplah. Apalagi kalau masyarakat sudah ancam. Kalau di tangan masyarakat harimau itu mati nanti. Kalau di tangan BKSDA kan bisa direhabilitasi. Tinggal tembak bius saja,” kata Wan.

Staf Komunikasi WWF Riau, Syamsidar mengatakan untuk mengambil tindakan membunuh satwa di lindungan ada aturanya. Setelah melalui tahapan-tahapan prosedur, tidak juga bisa ditangani, barulah bisa diambil langkah-langkah seperti di bunuh. Itu sesuai dengan PP Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawasan Jenis Tumbuhan dan Stawa Liar.

“Sebaiknya memang ditangkap setelah itu direhabilitasi oleh BKSDA Riau. Kami juga bagian yang dilibatkan BKSDA untuk mengamankan Bonita (harima Sumatra yang menerkam Yusri dan Jumiati) di Pelangiran Inhil,” kata Syamsidar. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Program Kartu Indonesia Sehat di Riau Tak Tepat Sasaran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.