• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Korupsi Sertifikat Lahan PTPN V, Ketua KUD Divonis Enam Tahun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 April 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Arlimus, Ketua KUD Samko Pelangi, Kabupaten Kuansing, divonis selama enam tahun penjara oleh majelis hakim Pengadikan Tipikor Pekanbaru. Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pengurusan sertifikat lahan untuk PTPN V sebesar Rp1,2 miliar.

Vonis ini dibacakan majelis hakim yang diketuai Toni Irfan SH, Selasa (3/4/2018). Selain vonis penjara, terdakwa Arlimir juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta, jika tidak sanggup maka diganti dengan penjara selama empat bulan. 

Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp1,2 miliar, dalam waktu satu bulan setelah putusan inkrah. Jika tidak sanggup, maka harta bendanya disita, jika tidak mencukupi maka diganti dengan penjara selama dua tahun.

Dalam putusannya, majelis hakim menilai tetdakwa Arlimus terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan pasal 2 ayat 1 jo 18 ayat 1, UU 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, 

Vonis yang diberikan majelis hakim ini lebih ringan dibanding tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kuansing sebelumnya, yang menuntut terdakwa selama 6 tahun 10 bulan penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp900 juta, subsider tiga tahun enam bulan penjara.

Adapun hal yang meringankan menurut majelis hakim antara lain, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Atas putusan ini, terdakwa Arlimus menyatakan pikir-pikir. Demikian pula dengan jaksa penuntut umum.***(bpc17)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Terkait Permen Narkoba, DPP Pekanbaru Baru Akan Berkoordinasi dengan BPOM

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.