• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kasus Deklarasi Syamsuar dan Dispar Riau Terkesan Sentimen Politik

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 Januari 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Sikap Dinas Pariwisata Provinsi Riau tidak beri izin untuk deklarasi pasangan Syamsuar-Edy Natar memang menjadi sorotan banyak pihak. Kasus seperti ini menimbulkan kesan kepada publik hanya sebagai sentimen politik saja. 

Sebelumnya tim dari Syamsuar-Edy Natar ingin pinjam kawasan Bandar Serai Purna MTQ untuk deklarasi pada tanggal 7 Januari 2018 nanti. Namun pihak Dinas Pariwisata Riau tidak memberikan izin. Atas dasar inilah isu sentimen politik itu mencuat ke permukaan.

Menurut Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Muhammadiyah Riau Aidil Haris MIKom, persepsi itu muncul memang sulit untuk dibendung karena ini tahun politik.

“Pertama, kita boleh berprasangka positif karena ini fasilitas negara. Masalahnya ada banyak tempat yang menjadi fasilitas negara dan kalau itu disewakan, beda cerita,” ujarnya saat dihubungi bertuahpos.com, Jumat (5/1/2018). 

Untuk meluruskan itu, lebih lanjut Aidil Haris menjelaskan, sebaiknya merujuk pada SOP yang sudah berlaku selama ini. Jika memang kawasan Purna MTQ itu bisa dipergunakan hanya dengan ajukan surat peminjaman, tentu menjadi tanda tanya besar di masyarakat kenapa kegiatan politik tidak bisa digunakan di sekitar kawasan itu. 

Baca: PAN Benarkan Deklarasi Syamsuar-Edy Natar di Purna MTQ Tak Diberi Izin

Di sisi lain, lanjut dia, jika memang kawasan itu disewakan, tentunya ada beberapa tahapan prosedur yang harus dilalui, jika partai atau tim sukses sanggup untuk membayar, juga tidak ada alasan kuat mengapa kawasan itu tidak boleh digunakan. 

“Persepsi seperti inilah yang muncul di tengah masyarakat sehingga disimpulkan bahwa kasus itu sarat dengan sentimen politik. Pemerintah sebagai pemilik aset juga harus jelas peruntukannya, apakah disewa atau bagaimana,” sambungnya. 

Aidil Haris menambahkan memang selama ini tak ada persoalan soal pemakaian kawasan Bandar Serai itu untuk kegiatan, namun pada momentum politik malah ada sikap penolakan dari pemerintah dengan tidak memberi izin.

“Kedua, ini persoalan sepele, masa tidak bisa diselesaikan masalah seperti ini. Akibatnya ini bisa jadi pemicu lain. Jangan sampai nanti publik melihat ini ada unsur kesengajaan yang sengaja menghambat, kalau publik sudah berfikir seperti itu, bahaya nanti,” kata Andi. 

“Sebaiknya pemerintah lebih elegan lah, kan selama ini kawasan itu juga dipakai untuk banyak kegitan. Termasuk fasilitas negara lain, seperti stadion Rumbai, atau Gelanggang Remaja,” sambungnya. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

PAN Riau Gelar Syukuran Kesiapan Pilkada

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.