• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Aceh dan Sumut Berkurang, Wilayah Penyelundupan Narkoba Berpindah ke Riau, Inhil Paling Rawan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
29 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) pusat menuturkan saat ini Provinsi Riau menjadi salah satu daerah yang dijadikan wilayah penyelundupan narkoba terbesar.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Irjen Pol Arman Depari, menjelaskan hal tersebut terjadi karena wilayah penyelundupan di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) kini telah dijaga ketat aparat berwajib.

“Kalau dulu paling banyak penyeleundupan berasal dari Aceh dan Sumut. Setelah kita awasi ketat, kami sudah memprediksi titik masuknya berpindah ke Riau. Terutama perbatasan laut garis pantai,” ujarnya saat menyambangi BNNP Riau, Senin 29 April 2019.

Irjen Pol Arman menerangkan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi daerah terawan yang paling banyak diselundupkan barang haram tersebut dari Malaysia.

Baca : Riau Daerah Kelima Darurat Peredaran Narkoba, Kepala BNN Riau: Tembak Ditempat, Sah Saja!

“Yang banyak masuk dari Malaysia ke Riau masuk melalui Kabupaten Inhil,” terangnya didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Riau AKBP Haldun.

Irjen Pol Arman mengakui, penjagaan yang minim di sepanjang garis pantai banyak dimanfaatkan kurir untuk memasukkan barang ke Indonesia, khususnya melalui perairan Provinsi Riau.

“Sepanjang garis laut dari Aceh sampai Lampung penjagaan kita sangat minim, hanya ada beberapa kapal dan pos yang menjaganya. Sementara sindikat itu setiap saat mengirimkan barang bilamana kita lemah,” pungkasnya. (bpc9)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu
Otomotif

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

...

Read moreDetails
Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Next Post

Hattrick Pemkab Inhu Kembali Raih Opini WTP BPK RI

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.