BERTUAHPOS.COM — XPeng merilis X9 versi facelift dengan desain fascia lebih simpel, active grille shutter, dan pelek Stationary Emblem Wheel Hub yang menjaga logo tetap diam saat roda berputar.
MPV listrik ini dibanderol Rp1,1 miliar dan kini bersaing langsung dengan Toyota Alphard. Sementara itu, varian G6 AWD Performance hadir dengan tenaga 487 hp dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,13 detik di harga Rp760 juta.
Kedua model ini melengkapi portofolio XPeng di Indonesia yang sebelumnya hanya menawarkan G6 varian Pro seharga Rp660 juta. Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak XPeng Indonesia, informasi spesifikasi dan harga telah beredar luas di kalangan pengamat otomotif.
X9 facelift mengusung baterai 110 kWh yang mampu menempuh jarak 615 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Teknologi 5C Super Fast Charging memungkinkan pengisian daya ultra-cepat, sementara fitur peredam kebisingan jalan, kontrol stabilitas ban kempes, sistem Turing AI XP5, hingga kaca depan HUD turut disematkan.
Kabin X9 juga mengalami peningkatan ruang dengan konfigurasi jok belakang yang dapat dilipat rata untuk memuat lebih banyak barang bawaan. Meski mendapat perubahan desain cukup drastis, motor listrik yang digunakan masih sama dengan model sebelumnya.
G6 AWD Performance tampil dengan eksterior serupa varian Pro, namun hanya tersedia dalam warna hitam. Perbedaan signifikan terletak pada performa berkat penggerak semua roda yang menyemburkan tenaga 487 hp dan torsi 660 Nm, jauh di atas varian standar.
Akselerasi 0-100 km/jam tercapai dalam 4,13 detik, unggul 2,57 detik dari varian Pro yang membutuhkan 6,7 detik. Kecepatan maksimal tetap dibatasi pada 202 km/jam, sebuah strategi umum pada mobil listrik untuk mengoptimalkan konsumsi daya baterai.
Dari sisi penjualan, X9 disebutkan lebih laris dibanding G6 meski detail angka pastinya belum terungkap. Diperkirakan X9 terjual lebih dari 500 unit, sementara G6 mencatat sekitar 300 unit sejak peluncurannya.
X9 facelift kini sejajar dengan Toyota Alphard dari segi harga, meski Alphard masih mengandalkan mesin hybrid. Di segmen MPV listrik premium, X9 hanya bersaing dengan Denza D9 dan Maxus Mifa 9 yang sama-sama berasal dari Tiongkok.
Persaingan di segmen G6 jauh lebih ketat dengan kehadiran SUV listrik dari merek Jepang, China, hingga Eropa di bawah Rp1 miliar. Meski tergolong pendatang baru, G6 diuntungkan oleh status perakitan lokal yang memberikan daya saing harga lebih baik.









