BERTUAHPOS — Honda kembali memperkuat dominasinya di segmen skutik premium Eropa dengan meluncurkan Honda Forza 125 model 2026. Skutik maxi ini bukan pemain baru. Selama satu dekade terakhir, Forza 125 telah menjelma menjadi salah satu motor paling laris di Benua Biru.
Honda mencatat penjualan kumulatif Forza 125 di Eropa telah menembus 140.000 unit sejak pertama kali diperkenalkan sekitar 10 tahun lalu. Capaian ini memperkuat posisi Forza sebagai tulang punggung Honda di kelas skutik premium berkapasitas kecil.
Di pasar Eropa, Forza tidak hanya hadir dalam versi 125 cc. Honda juga memasarkan varian Forza 350 dan Forza 750, menjadikan keluarga Forza sebagai lini skutik touring lengkap dari kelas menengah hingga flagship.
Menariknya, saat perhatian pasar Asia Tenggara masih tertuju pada pembaruan skutik utilitas seperti Vario 125, Honda Eropa justru melangkah lebih agresif dengan menyegarkan Forza 125 sebagai model premium berteknologi tinggi.
Untuk model tahun 2026, Honda menghadirkan perubahan signifikan pada desain, fitur, dan teknologi. Pembaruan ini menegaskan bahwa Forza 125 bukan sekadar motor komuter, melainkan skutik touring modern dengan karakter mewah.
Dari sisi visual, Forza 125 2026 mengadopsi DNA desain Forza 750. Fairing tampil lebih tegas, ramping, dan aerodinamis. Tampilan depan diperkuat dengan sistem pencahayaan LED ganda yang memberikan kesan futuristik sekaligus meningkatkan visibilitas malam hari.
Honda juga menghadirkan pilihan warna baru seperti Pearl Cool White dan Pearl Nightstar, dipadukan dengan pelek berwarna bronze serta grafis eksklusif. Sentuhan ini memperkuat aura premium yang menjadi ciri khas Forza.
Salah satu fitur unggulan yang tetap dipertahankan adalah visor elektrik. Windscreen dapat disesuaikan secara elektrik hingga 180 mm, memungkinkan pengendara memilih perlindungan angin maksimal atau sensasi berkendara lebih terbuka sesuai kebutuhan.
Dari sisi rancang bangun, Forza 125 2026 dibekali suspensi depan teleskopik 33 mm dan suspensi belakang ganda yang dapat diatur. Kombinasi ini dirancang untuk menjaga kenyamanan saat melibas jalan perkotaan maupun perjalanan jarak menengah.
Sistem pengereman menggunakan cakram tunggal di depan dan belakang, masing-masing berdiameter 256 mm dan 240 mm, serta dilengkapi ABS dua kanal. Ukuran roda depan 15 inci dan belakang 14 inci memberikan keseimbangan antara stabilitas dan kelincahan.
Masuk ke sektor mesin, Honda Forza 125 mengandalkan mesin 125 cc SOHC eSP+ 4 katup berpendingin cairan. Mesin ini dirancang untuk memberikan performa halus, responsif, sekaligus efisien dalam konsumsi bahan bakar.
Honda mengklaim konsumsi bahan bakar mencapai 41,7 km per liter berdasarkan standar WMTC. Dengan tangki berkapasitas 11,7 liter, Forza 125 mampu menempuh jarak teoretis hingga 500 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Untuk mendukung keselamatan, Honda menyematkan Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang berfungsi mencegah roda belakang kehilangan traksi, terutama saat melintasi permukaan licin.
Fitur Idling Stop System juga tersedia untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Mesin akan mati otomatis saat berhenti dan menyala kembali secara instan ketika tuas gas diputar.
Dari sisi teknologi, Forza 125 2026 dibekali layar TFT warna 5 inci yang mendukung konektivitas Honda RoadSync. Sistem ini memungkinkan integrasi smartphone iOS dan Android untuk navigasi, panggilan, serta notifikasi.
Fitur lain yang memperkuat kepraktisan antara lain Honda Smart Key, port USB Type-C, serta bagasi ekstra luas yang mampu menampung dua helm full-face—fitur yang jarang ditemui di kelas skutik 125 cc.
Hingga kini, Honda belum memberikan konfirmasi resmi terkait kehadiran Forza 125 model 2026 di Indonesia. Namun, mengingat model Forza telah dipasarkan di Tanah Air, peluang masuknya versi terbaru pada 2026 tetap terbuka, meski waktu peluncurannya masih menjadi tanda tanya.***









