BERTUAHPOS.COM- Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan perkembangan yang menarik, dengan Hyundai Ioniq 5 menjadi salah satu model yang paling diperhatikan.
Setelah menjadi favorit dan simbol gaya hidup berkelanjutan, harga Hyundai Ioniq 5 kini mengalami penyesuaian yang signifikan dalam pasar mobil bekas.
Melansir dari laman Hyundai, saat peluncurannya, Hyundai Ioniq 5 dijual dengan harga antara Rp809 juta hingga Rp900 juta.
Namun, saat ini, mobil ini banyak tersedia di pasar mobil bekas dengan harga yang lebih terjangkau, yakni antara Rp300 juta hingga Rp400 juta.
Penurunan harga ini menciptakan kesempatan bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan anggaran terbatas, tetapi tetap menginginkan teknologi terbaru.
Meskipun harga bekasnya mengalami penurunan, spesifikasi Hyundai Ioniq 5 tetap bersaing di segmennya. Mobil ini dibangun di atas platform Electric Global Modular Platform (E-GMP) yang khusus untuk EV oleh Hyundai Motor Group. Berikut adalah rincian mengenai performa mesin dan baterainya:
1. Motor Listrik
Mobil ini dilengkapi dengan motor listrik berdaya 160 kW, setara dengan sekitar 215 hp, yang menawarkan akselerasi instan khas kendaraan listrik.
2. Varian Standard Range
Varian ini menggunakan baterai berkapasitas 58 kWh dan mampu menempuh jarak hingga ±384 km dalam kondisi penuh (berdasarkan pengujian internal/WLTP).
3. Varian Long Range
Varian ini hadir dengan baterai yang lebih besar, berkapasitas 72,6 kWh, yang memungkinkan jarak tempuh hingga ±481 km, menjadikannya pilihan ideal untuk perjalanan jarak jauh.
Salah satu fitur menarik dari Ioniq 5 yang tidak banyak dimiliki pesaing di kelas harga yang sama adalah fitur Vehicle-to-Load (V2L). Fitur ini memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai “power bank” bergerak, di mana pengguna dapat memanfaatkan daya dari baterai mobil untuk mengoperasikan peralatan elektronik rumah tangga, seperti mesin pembuat kopi, laptop, atau peralatan berkemah.
Dalam hal desain, Ioniq 5 mengusung konsep Parametric Pixel yang memberikan nuansa retro-futuristik. Interiornya dirancang dengan konsep Living Space, menggunakan material ramah lingkungan dan ruang kabin yang luas berkat wheelbase sepanjang 3.000 mm.
Arsitektur kelistrikan mobil ini juga menawarkan fleksibilitas dalam pengisian baterai dengan sistem multi-charging, yang mampu mengganti antara sistem 400 V dan 800 V tanpa memerlukan adaptor tambahan. Dengan charger 350 kW, baterai dapat terisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu hanya 18 menit. Dalam lima menit pengisian, Ioniq 5 dapat menambah daya jangkau sejauh 100 km.
Hyundai IONIQ 5 adalah kendaraan listrik berbasis baterai dalam kategori crossover kompak yang dirancang dengan menggunakan platform E-GMP (Electric-Global Modular Platform) dari Hyundai.









