BERTUAHPOS.COM – GWM akan menambah portofolio mobil dengan teknologi Plug-In Hybrid alias PHEV yang terbaru yakni dengan nama Ora 5 GT dan mempunyai sejumlah perbedaan.
Dilansir dari carnewschina pada Rabu, 12 Agustus 2026, bocoran tentang Ora 5 GT berteknologi PHEV yang muncul dalam dokumen hak paten kementerian industri dan teknologi Tiongkok atau MIIT.
Mobil ini tidak hanya menampilkan teknologi PHEV, tetapi juga mengalami perubahan desain yang berbeda dari model Ora 5 sebelumnya.
Dikategorikan dalam segmen SUV kompak dengan model unibody, kendaraan ini mampu menampung lima penumpang. Berbeda dengan versi standar, varian PHEV ini memiliki desain baru pada ruang kargo belakang dan ukuran bodi yang sedikit lebih panjang.
Dimensi mobil ini mencakup panjang 4.758 mm, lebar 1.833 mm atau 1.844 mm tergantung pada varian, tinggi 1.630 mm, dan jarak sumbu roda 2.720 mm. Untuk bagian kaki-kaki, tersedia opsi velg berukuran 18 inci.
Dari segi tampilan, Ora 5 GT PHEV masih mempertahankan desain fascia depan yang mirip dengan versi Ora 5 standar.
Di bagian belakang, mobil ini dilengkapi dengan lampu rem yang menyambung dan emblem bertuliskan GWM. Terdapat juga emblem logo Hi2 yang menandakan bahwa ini adalah versi Plug-In Hybrid atau PHEV.
GWM menawarkan berbagai pilihan fitur keselamatan dan estetika yang menarik, terutama pada varian tertinggi Ora 5 GT ini.
Fitur-fitur tersebut meliputi sistem LiDAR yang terpasang di atap depan mobil, opsi atap panoramic, dekoratif jendela samping, beberapa desain velg, serta pilihan bentuk spion luar.
Untuk drivetrain, Ora 5 GT dengan teknologi PHEV ini menggunakan mesin ICE 1.500cc Turbo yang menghasilkan tenaga 154 HP. Mesin ini dipadukan dengan baterai jenis LFP yang diproduksi oleh CATL, bukan Svolt yang sebenarnya masih dalam grup yang sama dengan GWM.
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai kapan GWM akan meluncurkan Ora 5 GT dengan teknologi PHEV ini. Namun, yang pasti, mobil ini hadir untuk melengkapi portofolio sub-brand Ora yang sudah memiliki model full EV dan Hybrid.
Selain sistem PHEV yang baru, MIIT juga mengungkapkan sejumlah fitur opsional yang berfokus pada teknologi bantuan pengemudi dan tampilan eksterior.
Varian GWM Ora 5 GT dengan spesifikasi lebih tinggi diperkirakan akan dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi canggih(ADAS).
Perangkat yang tersedia mencakup LiDAR, radar di bagian depan dan samping, serta kamera untuk memantau area samping.
GWM juga menyediakan berbagai opsi pada bagian eksterior untuk membedakan konfigurasi kendaraan. Konsumen memiliki pilihan atap tanpa panoramic roof, trim dekoratif pada jendela samping, desain pelek yang bervariasi, hingga beberapa pilihan desain kaca spion.
Untuk sektor mesin, Ora 5 GT direncanakan menggunakan mesin bensin turbo 1.500 cc dengan kode GW4B15M yang diproduksi oleh GWM sendiri.
Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 115 kW atau sekitar 154 tenaga kuda (hp). Kecepatan maksimum GWM Ora 5 GT tercatat mencapai 190 kilometer (km) per jam.
Salah satu hal menarik yang terungkap dalam dokumen MIIT adalah mengenai pemasok baterai. Ora 5 GT akan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang diproduksi oleh CATL.
Pilihan ini berbeda dari sebagian besar kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) GWM yang selama ini banyak menggunakan baterai dari Svolt, perusahaan yang masih berada dalam ekosistem industri baterai GWM.
Dengan menggunakan baterai dari CATL, GWM menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bergantung pada satu sumber pasokan baterai untuk pengembangan produk NEV. Namun, kapasitas baterai dan rincian sistem penggerak listrik Ora 5 GT belum diungkap dalam dokumen tersebut.









