• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bonus Atlet PON 2024 Riau Belum Juga Cair

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
18 Januari 2025
Bonus Atlet PON 2024 Riau Belum Juga Cair

Atlet senam asal Riau, Abiyu Raffi saat menerima medali emas di PON XXI Tahun 2024, Aceh-Sumut.(B.S.Putra/VIVA)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BERTUAHPOS.COM – Pelatih senam Riau, Markos, menyampaikan kekecewaannya terhadap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau yang hingga kini belum memberikan kepastian terkait pencairan bonus bagi atlet peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Memasuki pertengahan Januari 2025, para atlet Riau masih menunggu hak mereka, sementara daerah lain sudah merealisasikan janji tersebut.

“Sampai hari ini, kami belum mendapatkan kabar mengenai bonus atlet. Padahal ini sudah memasuki pertengahan Januari. Jujur saja, saya kecewa. Saya baca berita, KONI di daerah lain sangat gencar memperjuangkan hak atletnya,” ujar Markos saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis 16 Januari 2025.

Markos, yang melatih atlet senam peraih medali emas terbanyak untuk Riau di PON 2024, menilai lambannya langkah KONI Riau tidak hanya mengecewakan atlet, tetapi juga berisiko menurunkan semangat mereka untuk terus berprestasi.

Selain permasalahan bonus, Markos juga menyoroti ketidakjelasan program pembinaan atlet menuju PON XXII 2028 di NTT dan NTB. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak dilibatkan dalam rapat evaluasi KONI Riau, meskipun perannya sebagai pelatih sangat penting dalam pembinaan atlet.

“Itu juga menjadi salah satu kekecewaan saya. Kemarin mereka ada rapat evaluasi, tapi saya sebagai pelatih malah tidak diajak. Saya hanya diminta laporannya saja. Jadi ke depannya programnya apa, tujuannya seperti apa, hasilnya apa, saya tidak tahu,” keluhnya.

Markos berharap KONI Riau bisa bekerja lebih profesional, terutama dalam merancang program pembinaan yang transparan dan terarah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan orang-orang yang benar-benar memahami dunia olahraga dalam struktur organisasi KONI.

“Saya minta yang duduk di bidang pembinaan prestasi (Binpres) itu adalah orang-orang yang benar-benar paham dunia olahraga. Harus ada program yang jelas, apakah mereka yang mengajukan ke Pemprov atau seperti apa. Jangan menerka-nerka, karena akibatnya ada dana yang berlebih dan ada yang kurang,” tegasnya.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan atlet dan pelatih cabor di Riau. Beberapa di antaranya bahkan mulai mempertimbangkan untuk pindah ke provinsi lain, termasuk tuan rumah PON XXII 2028, yang menawarkan apresiasi lebih tinggi kepada pelatih dan atlet.

“Kondisi seperti ini sangat memprihatinkan. Kalau terus dibiarkan, bukan tidak mungkin atlet-atlet terbaik kita pindah ke provinsi lain yang memberikan perhatian lebih besar,” ujar Markos.

Markos dan para pelatih lain berharap KONI Riau segera memberikan kejelasan terkait pencairan bonus dan memperbaiki program pembinaan atlet. Hal ini dinilai penting untuk menjaga motivasi dan semangat para atlet agar terus berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Jika Riau ingin terus melahirkan atlet-atlet berprestasi, perhatian kepada mereka harus ditingkatkan. Bonus adalah hak mereka, dan pembinaan yang jelas adalah kewajiban kita semua untuk mendukung mereka,” pungkasnya.

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post
Pemda Siap Alokasikan Rp2,5 Triliun untuk Program Makan Siang Bergizi Gratis

Pemda Siap Alokasikan Rp2,5 Triliun untuk Program Makan Siang Bergizi Gratis

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.