• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kwik Kian Gie Mengaku Sangat Takut Kritik Rezim Ini

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 Februari 2021
107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kwik Kian Gie adalah seorang ekonom di Tenah Air. Belakangan dia melontarkan pandangan yang berbeda atau berlawanan dengan pemerintah. Namun dia mengakui sangat khawatir setelah mengemukakan pendapat lantaran mungkin akan diserang buzzer di media sosial.

Kegelisahan Kwik Kian Gie itu diungkapkannya melalui akun Twitter pribadinya, @kiangiekwik. Baginya, pandangan yang berbeda kepada pemerintah bukan maksud untuk ‘menyerang’, melainkan memberi masukan alternatif yang mungkin bisa dipakai.

“Saya belum pernah setakut saat ini mengemukakan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis-habisan, masalah pribadi diodal-adil,” kata Kwik seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid itu, juga membandingkan saat dirinya menyampaikan kritik di masa Soeharto berkuasa.

Kwik mengaku sangat leluasa melempar kritik ke rezim Orde Baru di kolom Harian Kompas. Menurutnya, kritik yang dirinya sampaikan saat itu juga tergolong tajam. “Kritik-kritik tajam, tidak sekalipun ada masalah,” ujarnya.

Pernyataan Kwik ini mendapat respon beragam. Bahkan banyak beberapa pengikutnya yang mempertanyakan posisi Kwik saat ini. Diketahui, Kwik merupakan anggota PDI-Perjuangan (PDIP), partai yang juga menjadi tempat Presiden Joko Widodo bernaung. Kwik mengatakan bahwa dirinya masih menjadi kader PDIP.

Namun, kata Kwik, meski satu partai tidak lantas dirinya harus terus menjilat atau mencari muka di hadapan Jokowi. “Tetap kader sampai saat ini. Satu partai dengan Pak Jokowi. Tapi kan tidak lantas harus menjilat terus dan mencari muka terus? Hubungan dengan Mbak Mega masih super (dekat),” katanya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan pemerintah membutuhkan kritik yang pedas dan keras. Pramono mengibaratkan kritik, termasuk dari media massa sebagai jamu.

“Kita memerlukan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik yang keras karena dengan kritik itulah pemerintah akan membangun dengan lebih terarah dan lebih benar,” kata Pramono dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2021, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa 9 Februari 2021. (bpc2)

Tags: ekonom kwik kian giekritik pemerintahrezim soeharto
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Lautan Maluku

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.