• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jawa Dominasi Penerima MBG, Bagaimana Nasib Daerah Luar Jawa?

Penerima MBG didominasi Pulau Jawa hingga 35 juta orang. Pemerataan program di luar Jawa jadi sorotan seiring realisasi anggaran Rp44 triliun.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 Maret 2026
Salah satu menu MBG dari SPPG Randublatung yang mendapat sorotan dari masyarakat. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Salah satu menu MBG dari SPPG Randublatung yang mendapat sorotan dari masyarakat. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai salah satu program sosial terbesar pemerintah menunjukkan dominasi penerima program masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara wilayah luar Jawa menerima porsi jauh lebih kecil.

Pemerintah mencatat hingga 9 Maret 2026 anggaran sebesar Rp44 triliun telah dibelanjakan untuk pelaksanaan MBG dari total alokasi Rp335 triliun sepanjang tahun ini.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan program tersebut telah menjangkau 61,62 juta penerima melalui 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Sampai dengan 9 Maret 2026, telah diterima oleh 61,62 juta penerima yang diselenggarakan oleh 25 SPPG,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2026 di Kantor Kementerian Keuangan pada 11 Maret 2026.

Dari total penerima tersebut, sebanyak 49,9 juta merupakan siswa sekolah, sementara sekitar 10,5 juta lainnya berasal dari kelompok non-siswa, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan lanjut usia.

Namun jika dilihat secara spasial, distribusi penerima menunjukkan kesenjangan yang cukup mencolok.

Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbesar mencapai 35,47 juta orang, jauh melampaui wilayah lain seperti Sumatra yang mencatat 12,63 juta penerima, Sulawesi 4,49 juta orang, Bali–Nusa Tenggara 3,52 juta orang, Maluku–Papua 2,88 juta orang, serta Kalimantan 2,63 juta orang.

Ketimpangan angka tersebut menggarisbawahi bahwa pemerataan implementasi program MBG, terutama di daerah luar Jawa yang secara geografis memiliki tantangan distribusi lebih kompleks.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa program MBG dirancang menjangkau seluruh wilayah secara bertahap. “Sebaran penerimanya itu ada di seluruh Indonesia. Baik di Sumatra, Jawa, hingga Kalimantan ada jutaan penerimanya,” kata Suahasil.

Secara fiskal, realisasi anggaran MBG juga menunjukkan lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Hingga Februari 2026, penyaluran program telah mencapai Rp39 triliun, meningkat tajam sebesar 269,4 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang hanya sekitar Rp300 miliar.

Suahasil menjelaskan peningkatan tersebut terjadi karena pada tahun lalu implementasi program masih dalam tahap awal. “Tahun lalu belum terlalu besar MBG-nya, baru Rp0,3 triliun, sedangkan tahun ini sudah Rp39 triliun selama Januari dan Februari,” tuturnya.

Dia mengklaim, dominasi penerima BMG di Pulau Jawa tidak terlepas dari faktor kepadatan penduduk dan kesiapan infrastruktur layanan program, namun kondisi ini sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah untuk memastikan manfaat MBG dapat dirasakan secara lebih merata di luar Jawa.***

Tags: MBGnasional
Share22Tweet14Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp139,77 Triliun, BGN Akui 17,56 Juta Jiwa Belum Terjangkau Program
Nasional

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp139,77 Triliun, BGN Akui 17,56 Juta Jiwa Belum Terjangkau Program

...

Read moreDetails
Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Next Post
Operasi True Promise 4, Strategi Militer Baru Iran Kirim Pesan Tegas ke Amerika Serikat

Operasi True Promise 4, Strategi Militer Baru Iran Kirim Pesan Tegas ke Amerika Serikat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.