BERTUAHPOS – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dikabarkan terlibat dalam proyek pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 300 titik di wilayah Banten.
Namun, informasi ini belum sepenuhnya dikonfirmasi oleh pihak terkait. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui kabar tersebut. “Saya tidak tahu,” ujar Dadan, Selasa, 20 Mei 2025, seperti dilansir dari inilah.com, Rabu, 21 Mei 2025.
Berdasarkan data yang tercantum di laman resmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN, hingga saat ini terdapat 1.360 unit dapur MBG yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, baru 35 titik yang berada di wilayah Banten. Artinya, klaim 300 titik dapur MBG di provinsi tersebut belum tercatat secara resmi oleh lembaga yang bertanggung jawab.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan pembangunan 30.000 dapur MBG untuk menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Tanah Air. Namun hingga kini, realisasi baru mencapai sekitar 4,5 persen dari target tersebut.
Kepala BGN sendiri sebelumnya merancang konsep standar bangunan dapur MBG dengan luas sekitar 400 meter persegi, yang mampu menampung 40 tenaga kerja dan menyajikan 3.000 porsi makanan setiap sesinya.
Nilai investasi satu unit dapur diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Namun versi lain dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan bahwa pembangunan dapur MBG lengkap dengan fasilitas pendukungnya membutuhkan anggaran sekitar Rp4,5 miliar.
Jika benar Raffi Ahmad berencana membangun dapur MBG di 300 titik, maka estimasi kebutuhan dananya mencapai lebih dari Rp1 triliun. Namun, belum ada keterangan resmi terkait skema pendanaan maupun pelaksana proyek tersebut.
Raffi Ahmad sendiri memang diketahui aktif mendukung program MBG. Ia beberapa kali terlibat dalam aksi sosial, salah satunya melalui kegiatan berbagi burger gratis bersama Carl’s Jr Indonesia. Aksi tersebut menyasar lebih dari 15 panti asuhan di wilayah Pluit Village, Central Business Center (CBC), dan Living World Alam Sutera.
Selain itu, Raffi juga pernah mengunjungi Desa Cikahuripan, Lembang, salah satu sentra produksi sayuran dan ternak di Bandung Raya. Daerah ini direncanakan menjadi salah satu pemasok utama bahan pangan untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis secara nasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak Raffi Ahmad maupun pemerintah mengenai rincian proyek pembangunan dapur MBG di Banten tersebut.***









