• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi, 2025 Potensi Bencana Terjadi Sepanjang Tahun

Awal tahun 2025 juga akan diawali dengan La Nina lemah yang masih aktif hingga Maret. Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2025.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 November 2024
Bencana Hidrometeorologi, 2025 Potensi Bencana Terjadi Sepanjang Tahun

Bencana hidrometeorologi (Foto: Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Akhir tahun 2024 akan ditandai dengan fenomena La Nina lemah bersamaan dengan musim hujan. Di saat itu, maka seluruh daerah di Indonesia perlu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengungkapkan periode ini diperkirakan berlangsung dari November hingga Desember 2024.

“Perlu kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, dan longsor,” ujar Dwikoritanya.

Awal tahun 2025 juga akan diawali dengan La Nina lemah yang masih aktif hingga Maret. Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2025. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir pesisir (rob), angin kencang, dan petir.

“Sebanyak 67% wilayah Indonesia diperkirakan mengalami curah hujan tahunan tinggi, lebih dari 2.500 mm per tahun,” ungkapnya.

Wilayah yang terdampak terutama meliputi sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Jawa bagian barat dan tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Dwikorita menjelaskan, dinamika perubahan iklim di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti; penyimpangan suhu muka laut di Samudra Pasifik yang memunculkan fenomena El Nino dan La Nina.

Selain itu, suhu muka laut di perairan Indonesia yang turut berperan dalam kondisi cuaca, lalu adanya Indian Ocean Dipole (IOD) akibat penyimpangan suhu muka laut di Samudra Hindia.

Faktor lainnya, adanya angin musiman (monsun) yang bertiup dari Benua Asia dan Australia. “Seluruh faktor ini memengaruhi kondisi iklim dan cuaca di Indonesia,” jelasnya.

Dwikorita memaparkan potensi bahaya cuaca ekstrem sepanjang tahun 2025, misal di Desember, Januari, Februari: Banjir, longsor, gelombang tinggi. Lalu pada Maret, April, Mei: Puting beliung, petir, hujan es.

Lalu di Juni, Juli, Agustus: Kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gelombang tinggi. Pada September, Oktober, November: Puting beliung, hujan sporadis disertai petir dan angin kencang.

BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan langkah mitigasi guna mengurangi dampak bencana.

“Kesiapsiagaan adalah kunci menghadapi dinamika cuaca yang semakin tidak menentu,” kata  Dwikorita.***

Tags: Bencanafenomenalingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post
Realisasi Lifting Migas di Angka 99% Meski Bukan Jadi Ukuran Kinerja

Realisasi Lifting Migas di Angka 99% Meski Bukan Jadi Ukuran Kinerja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.