BERTUAHPOS.COM — Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan tim gabungan Manggala Agni dan mitra lapangan berhasil memanfaatkan kondisi cuaca untuk menghentikan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Bengkalis.
Titik api berhasil dipadamkan berkat gerimis dan tidak adanya angin kencang yang dapat memperluas area kebakaran. “Operasi pemadaman karhutla di Tanjung Kapal Rupat berprogres bagus. Dari subuh sampai pukul 12.00 siang kemarin ada gerimis di lokasi yang membantu pemadaman karena kondisi angin juga tidak kencang,” ujarnya, Senin pagi, 8 Juni 2026.
Tim membagi area kebakaran menjadi dua sektor—kiri dan kanan—masing-masing dengan strategi khusus sesuai medan. Sektor kiri dikerjakan empat tim Manggala Agni Daops Siak dan dua tim dari Jambi, fokus pada penyekatan bertahap menggunakan sistem estafet air dari embung ke titik api terdalam.
“Sektor kiri dikerjakan oleh Manggala Agni Daops Siak empat tim dan dua tim dari Kota Jambi dengan strategi menyusur semua sekat dan memperdalam sekat ke tengah menggunakan estafet embung, terus maju sampai titik api terakhir dan temu gelang dengan regdam PT SRL pada sore hari,” jelas Ferdian.
Strategi temu gelang atau mempertemukan dua jalur pemadaman dari arah berbeda, berhasil mengurung dan mempersempit area berpotensi terbakar. Di sektor kanan, tantangan utama adalah jarak sumber air yang jauh, sehingga tim membangun jalur estafet panjang dengan collapsible tank dan 40 roll selang.
Hasilnya, 2 sektor utama berhasil dikunci—tidak lagi menyebarkan api ke area sekitar. Final progres sisi kanan dan kiri tuntas. “Hari ini, dilanjutkan konsentrasi di pulau-pulau api kecil yang masih ada di tengah,” ujar Ferdian.
Namun, medan tetap menantang. Batang kayu tumbang melintang di jalur akses, menghambat nozzleman dan distribusi logistik. Kendala ini sempat memperlambat gerak tim, terutama saat harus membawa peralatan berat ke titik api terpencil.
Untuk mengakali kondisi tersebut, satu unit alat berat milik perusahaan dikerahkan untuk membuka jalan dan membuat embung tambahan.









