• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 Agustus 2026
Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Foto: Istimewa

348
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Mahasiswa KKN tahun 2026 dari UIN Suska Riau, menjadi rombongan KKN pertama yang berkesempatan mengunjungi Hutan Adat Terantang Manuk di Desa Terantang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Kunjungan ini menjadi ajang edukasi dan membuka wawasan para mahasiswa, tentang kekayaan alam dan kearifan lokal masyarakat Melayu setempat.

Didampingi oleh Kepala Desa Terantang Manuk, Bakri, dan sejumlah pemuda desa setempat, mereka berkeliling di sekitar kawasan hutan adat sembari diperkenalkan dengan berbagai jenis tumbuhan yang masih tumbuh alami di hutan adat itu.

Salah satu jenis tumbuhan paling ikonik yang mereka temukan dalam trip kali ini, adalah pohon seminai (Madhuca utilis) atau yang dikenal sebagai balam seminai.

Ini adalah pohon hutan tropis besar dari suku sawo-sawoan (Sapotaceae) yang menghasilkan kayu sangat keras, kuat, dan berkualitas tinggi.

Masyarakat di Desa Terantang Manuk biasa mengolah pohon itu menjadi minyak untuk berbagai keperluan rumah.

Kata Bakri, pohon seminai masih dijaga dan dilestarikan di hutan adat ini. Bahkan, tanaman itu adalah salah satu bukti kekayaan alam desa yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun.

“Kalau kita tinggal di Terantang Manuk, pohon seminai ini masih bisa kita temukan sampai sekarang. Tanaman ini masih kita jaga dan kita lestarikan karena merupakan salah satu kekayaan alam desa kita,” katanya.

Selain seminai, terdapat daun lipai yang masih dipakai dalam kehidupan masyarakat Melayu. Daun itu digunakan sebagai bahan pembuatan lopat yang biasa disuguhkan saat acara adat dan tradisi.

Bakri menjelaskan bahwa pemanfaatan daun lipai bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari. Ia menjadi bagian dari tradisi dan kebudayaan yang masih hidup di tengah masyarakat hingga saat ini.

Kunjungan ini memberi kesempatan kepada mahasiswa KKN UIN Suska Riau untuk mengenal hubungan masyarakat dengan alam. Pengetahuan tentang tumbuhan diwariskan dan dipakai dalam kehidupan harian.

Hutan Adat Terantang Manuk menyimpan keanekaragaman hayati dan pengetahuan tradisional. Kawasan ini menjadi pengingat bahwa kekayaan alam juga mencakup nilai budaya.

“Keberadaan hutan adat sangat penting di tengah perkembangan zaman. Masyarakat Terantang Manuk masih menjaga kekayaan alam dan tradisi yang diwariskan leluhur,” ujar Koordinator Desa (Kordes) KKN UIN Suska Riau di Desa Terantang Manuk, M. Farell Luthfirrahman.

Ia dan kelompok KKN-nya berharap hutan adat beserta kekayaan hayatinya terus dilestarikan agar generasi berikutnya dapat mengenal dan menjaga kawasan ini.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga selama pengabdian di Desa Terantang Manuk. Di sini, kami tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga belajar langsung dari masyarakatnya,” ujar Farell.

Kolaborasi mahasiswa, pemerintah desa, dan pemuda diharapkan memperluas pengenalan potensi hutan adat. Nilai tradisi dan kelestarian alam tetap dijaga tanpa menghilangkan kearifan lokal. Hutan Adat Terantang Manuk kini menjadi bukti nyata kekayaan desa yang patut dikenal luas.

Tags: Berita PelalawanHutan adatlingkunganTerantang Manuk
Share8Tweet5Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Hutan Adat Kenegerian Pulau Gadang dalam Ancaman
Lingkungan

Hutan Adat Kenegerian Pulau Gadang dalam Ancaman

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post
Nike Kolaborasi dengan Manga One Piece Hadirkan Koleksi Sepatu dan Pakaian

Nike Kolaborasi dengan Manga One Piece Hadirkan Koleksi Sepatu dan Pakaian

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.