• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 18, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 September 2026
Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Foto: MCR

163
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Gajah sumatra bernama Diego mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas pada Rabu, 16 September 2026. Gajah jinak berusia 17 tahun itu dinyatakan mati akibat gangguan saluran pencernaan. Tim dokter hewan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sempat melakukan penanganan medis sebelum kematiannya.

Plt Kepala BBKSDA Riau Ujang Holisudin mengatakan penurunan kondisi kesehatan Diego terdeteksi sejak 10 September 2026. Tim medis menemukan indikasi cacingan melalui pemeriksaan sampel kotoran.

“10 September gajah mengalami penurunan kondisi kesehatan,” kata Ujang, Kamis, 17 September 2026. “Kotoran menceret serta nafsu makan berkurang,” ujarnya.

Setelah pengobatan intensif, kondisi fisik Diego sempat membaik. Nafsu makannya kembali normal dan kotorannya terpantau normal. Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama.

Pada 15 September 2026, kondisi Diego kembali memburuk. Gejalanya adalah tidak mau makan, minim minum, dan tubuh melemah. Tim medis BBKSDA Riau lalu mengatur pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium.

“Tanggal 16 atau hari kedua penanganan, tim mau mengambil sampel darah. Tiba-tiba saja gajah Diego terduduk dan tumbang, tidak beberapa saat tanda-tanda vital hilang dan dinyatakan mati,” ujar Ujang Holisudin.

Hasil nekropsi atau bangkai bedah mengonfirmasi masalah serius pada organ pencernaan. Masalah itu menjadi penyebab utama kematian gajah jantan tersebut. Petugas langsung melakukan pengangkatan bangkai sesuai prosedur operasional medis.

Gajah Diego adalah gajah sumatra jinak yang berada di PLG Minas. Penanganan medisnya melibatkan tim dokter hewan BBKSDA Riau. Kronologi penurunan kondisinya tercatat sejak 10 September hingga mati pada 16 September 2026.

Indikasi cacingan ditemukan lewat pemeriksaan sampel kotoran. Pengobatan intensif diberikan setelah temuan itu. Kondisi Diego sempat positif sebelum akhirnya memburuk.

Pada 15 September, tim medis mencatat gejala perburukan. Sampel darah direncanakan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Namun, kondisi Diego menurun drastis sebelum sampel diambil.

Gajah Diego terduduk dan tumbang. Tanda-tanda vitalnya hilang dan ia dinyatakan mati. Nekropsi kemudian dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti.

Hasil nekropsi menunjukkan gangguan organ pencernaan. Petugas mengangkat bangkai sesuai prosedur operasional medis. Tidak ada informasi tambahan mengenai hasil laboratorium hingga berita ini diturunkan.

Tags: Bbksda riauCacinganDiegoGajah JinakGajah SumatraGangguan PencernaanKonservasi SatwaPLG MinasriauUjang Holisudin
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon
Lingkungan

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

...

Read moreDetails
Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

Next Post
Spesifikasi dan Harga Kymco KS125, Motor Matic dengan Konsumsi BBM Irit

Spesifikasi dan Harga Kymco KS125, Motor Matic dengan Konsumsi BBM Irit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.