• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Karhutla Hampir 20 Ribu Hektare, Pemuda Riau Desak Cabut Izin Korporasi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 September 2026
Karhutla Hampir 20 Ribu Hektare, Pemuda Riau Desak Cabut Izin Korporasi

Foto: Istimewa

136
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau saat ini hampir mencapai 20 ribu hektare, dengan masyarakat adat, petani, perempuan, orang muda, anak-anak hingga bayi menjadi kelompok rentan yang paling terdampak.

Kondisi ini menjadi salah satu topik utama dalam aksi orang muda Riau memperingati Hari Keadilan Ekologis (HKE) 2026 di depan Kantor Gubernur Riau, Minggu, 20 September 2026.

Sabila Dwipa Purnama, anggota Wahana Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup (WANAPALHI), menyampaikan hal tersebut dalam aksi yang digelar di area Car Free Day (CFD) tersebut.

“Kita tidak bisa terus berdiam diri ketika ruang hidup dan paru-paru rakyat dirampas. Kita tidak bisa membiarkan masa depan anak-cucu kita ditukar dengan asap beracun dan keuntungan jangka pendek para pembakar hutan,” ujar Salsabila.

Aksi dengan tema “Dari Tapak untuk Keadilan Antargenerasi” ini merupakan bagian dari aksi serentak nasional memperingati HKE 2026. Aksi diikuti berbagai kelompok, di antaranya Desk Disaster Region Riau, WANAPALHI, Bangun Desa Payung Negeri (BDPN), Forestry Student Club (FSC) dan Atok Belang Jurusan Kehutanan Universitas Riau, Laskar Pegiat Ekowisata (LPE) Riau, Mapala Humendala, Sahabat Keadilan Antar Generasi (SELARAS), WALHI Riau, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Bahana Mahasiswa, Mapala Gaharu, Indonesian Youth & Education Society (IYES) Foundation, dan Ruang Asa.

Abdul Hadi Lubis dari Desk Disaster Region Riau menyampaikan kondisi Riau kian memburuk akibat dominasi ruang oleh korporasi dan perampasan ruang hidup masyarakat adat.

Kerusakan ekosistem hutan dan gambut turut memicu berbagai bencana ekologis, seperti banjir berulang di Pelalawan, abrasi di sepanjang pesisir utara Riau mulai dari Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Kepulauan Meranti, hingga Indragiri Hilir, serta karhutla yang berulang setiap tahun.

“Kita mendesak Pemerintah segera menindak tegas korporasi yang areal kerjanya terbakar, kemudian mereviu bahkan jika perlu cabut izin korporasi yang berulang kali terbakar. Hal ini sebagai salah satu wujud nyata Pemerintah melindungi rakyat dari karhutla yang mengancam hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Jika tidak, artinya Pemerintah abai atas perlindungan hak rakyat,” ujar Abdul.

Amanda Qhurvi, perwakilan SELARAS, menegaskan bencana yang terjadi saat ini bukan bencana alam, melainkan bencana ekologis akibat korporasi serakah.

“Kami menolak pembangunan yang mengorbankan ruang hidup, mengorbankan hak rakyat. Kalau pembangunan membutuhkan pengorbanan rakyat kecil maka kita harus bertanya pembangunan ini untuk siapa?” ucap Amanda.

Aksi dimulai dengan pawai dari Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru menuju depan Kantor Gubernur Riau, dilanjutkan penyampaian tuntutan melalui orasi, puisi, poster, dan spanduk bertuliskan “Pulihkan Gambut, Hukum Korporasi Perusak Lingkungan”.

Peserta juga mengajak masyarakat menuliskan harapan dan aspirasi terhadap kondisi lingkungan Riau, serta membagikan masker sebagai simbol kondisi lingkungan hidup yang buruk di Riau saat ini.

Rizki Fadilah, anggota LPM Bahana Mahasiswa, dalam orasinya menegaskan kerusakan terjadi karena ulah manusia yang serakah dan mengeksploitasi alam secara berlebihan. Ia mengajak masyarakat terus bersolidaritas membangun gerakan kolektif dalam menyuarakan perlindungan terhadap alam.

“Kita tidak pernah sadar bahwa kekuatan kolektif kita semua bisa menggerakkan sebuah kebijakan yang mungkin pada akhirnya bisa menyelamatkan alam,” sebut Fadil.

Aksi ditutup dengan pembacaan tuntutan orang muda Riau, di antaranya review izin korporasi, perlindungan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, memastikan kelompok rentan dapat hidup layak, pemulihan ekosistem gambut, serta mewujudkan keadilan antargenerasi.

Tags: Desk Disaster Region Riaugambut riauHari Keadilan Ekologiskarhutla Riau kelompok rentankorporasi perusak lingkunganwalhi riauWANAPALHI
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Walhi Riau Soroti Dampak Lingkungan dan Kesehatan dari Program Makan Siang Gratis
Lingkungan

Walhi Riau Soroti Dampak Lingkungan dan Kesehatan dari Program Makan Siang Gratis

...

Read moreDetails
Hari bumi

Melukis Beragam Pesan Hari Bumi di Tembok Pemukiman di Sekitar Walhi Riau

kampus merdeka

FKIP Unri dan WALHI Riau Kerja Sama, Mahasiswa Perlu Tahu Kondisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana

WALHI Riau Publikasikan Investigasi Pasal di UU Cipta Kerja: Korbankan Kawasan Hutan, Praktik Buruk Korporasi Sawit pun Melenggang

Bengkalis Disunting Ratusan Miliar Dana dari BRGM

Walhi Riau: Banjir di Pekanbaru Sebenarnya Bisa Dikendalikan, Asalkan…

Next Post
Pilihan 3 Sepatu Running Puma Terbaik dengan Bantalan Empuk

Pilihan 3 Sepatu Running Puma Terbaik dengan Bantalan Empuk

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.