BERTUAHPOS.COM — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melalui Forecaster on Duty Indah DN, memprakirakan cuaca di wilayah Riau pada Jumat 22 Mei 2026 didominasi kondisi udara kabur hingga berawan. Cuaca sejak pagi terpantau relatif cerah dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah pada sore hingga dini hari.
“Siang hari cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah Riau,” kata Indah DN. Ia juga menyebut hujan ringan bersifat lokal berpotensi terjadi pada sore sampai malam hari di beberapa kabupaten.
BMKG menjelaskan hujan ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan berlangsung secara lokal dengan durasi singkat.
Memasuki dini hari, cuaca Riau kembali didominasi udara kabur hingga berawan. Hujan ringan juga berpotensi terjadi di wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru.
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Riau pada hari ini. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 sampai 98 persen.
Sementara itu, arah angin bertiup dari Barat Daya hingga Timur Laut dengan kecepatan berkisar 10 sampai 30 kilometer per jam. Kondisi tersebut masih tergolong normal dan belum memicu gangguan cuaca signifikan di wilayah Riau.
Untuk prakiraan gelombang laut, BMKG mencatat tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. “Prakiraan tinggi gelombang laut berada pada kategori rendah,” tambah Indah DN.
Di sisi lain, update titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera hingga pukul 23.00 WIB tercatat sebanyak 39 titik. Provinsi Bangka Belitung menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak yakni 24 titik.
Selain itu, hotspot terpantau di Jambi sebanyak delapan titik, Sumatera Selatan tiga titik, Aceh dua titik, serta Lampung dan Sumatera Barat masing-masing satu titik. Sementara Provinsi Riau tercatat nihil hotspot berdasarkan pemantauan BMKG.









