• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Warga Tionghoa Pekanbaru Dilarang Makan Ini di Imlek

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Penjualan ikan bandeng ternyata tidak ada pengaruhnya saat perayaan Imlek di Pekanbaru. Justru sejumlah pedagang ikan, daging, dan makanan mengandung darah yang biasa dimakan masyarakat Tionghoa seperti sup labi-labi dan katak, malah sepi pembali.

Hal ini diakibatkan perbedaan alkulturasi budaya Tionghoa di Pulau Jawa dan Pekanbaru. Jika di Pulau Jawa tradisi unik seperti memakan ikan bandeng yang daging ikannya tidak boleh dibalik setelah habis pada satu sisinya. Di Pekanbaru justru mayoritas masyaratat Tiaonghoa tidak dibenarkan memakan makanan yang berdarah (vegetarian). Seperti yang diungkapkan pedagang ikan Pasar Bawah, Andre yang mengaku dangangannya sepi pembeli. Pasalnya sebagian pembeli langganannya 50 persen masyarakat Tionghoa kini tak menyambangi lapaknya

“Lebih ramai saat hari biasa dari pada saat perayaan Imlek. Karena tradisi masyarakat Tionghoa tidak makan, makanan berdarah saat perayaan Imlek,” kata dia.

Hal ini juga dibenarkan oleh Ket Tjing, panitia Imlek Bersama 2016 bidang media. “Umumnya larangan makanan berdarah hanya hari-hari tertentu saja. Seperti besok penanggalan 1 bulan 1 imlek dan pada tanggal 15 pada acara Cap go meh,” bebernya. (nova)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Dewan Tolak Rencana Pemko Bangun Kampung Imigran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.