BERTUAHPOS.COM — SSB Garuda Junior Pekanbaru U12 menjuarai GAMBASI road to Seri Nasional Piala Bela Negara Regional Riau 2026 setelah mengalahkan Sinar Sakti Soccer School dengan skor 6-1 pada partai final di Tiga Naga Training Ground, Pekanbaru, Minggu, 25 Oktober 2026. Gelar tersebut sekaligus memastikan SSB Garuda Junior mewakili Riau ke putaran Seri Nasional Piala Bela Negara di Jakarta pada November 2026.
Keberhasilan itu diraih setelah Garuda Junior melewati rangkaian pertandingan pada 24–25 Oktober 2026. Tim tersebut mencatat tiga kemenangan di fase grup, kemudian dua kali melewati adu penalti pada babak gugur sebelum memastikan gelar melalui kemenangan besar di final.
Pelatih SSB Garuda Junior U12, Hasan Basri, menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil dari kerja keras dan kekompakan para pemain. Ia juga mengingatkan bahwa gelar juara bukan alasan untuk berhenti meningkatkan kemampuan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil yang diraih anak-anak. Mereka sudah berjuang luar biasa, mulai dari fase grup, melewati dua adu penalti yang menegangkan, sampai akhirnya bisa menang di final. Saya bangga dengan kerja keras, disiplin, dan kekompakan mereka,” ujar Hasan Basri.
Sapu Bersih Fase Grup
Garuda Junior memulai turnamen di Grup B bersama Porsic Muda dari Kampar, Jonk United dari Bengkalis, dan Harapan Putra dari Pekanbaru. Mereka langsung menunjukkan performa konsisten dengan menyapu bersih tiga pertandingan tanpa kekalahan.
Pada laga pertama, Garuda Junior sempat tertinggal 2-0 dari Porsic Muda. Namun, tim asal Pekanbaru itu mampu membalikkan keadaan dan menang 5-2.
Garuda Junior kemudian menghadapi Harapan Putra dalam pertandingan yang lebih ketat. Mereka menjaga keunggulan hingga akhir laga dan menang 1-0. Hasil serupa kembali diraih saat berhadapan dengan Jonk United, sehingga Garuda Junior menutup fase grup dengan sembilan poin dari tiga kemenangan.
Catatan tersebut membawa Garuda Junior ke puncak klasemen Grup B sekaligus mengamankan tempat di babak delapan besar. Namun, tantangan semakin berat ketika turnamen memasuki fase gugur, saat setiap pertandingan menentukan kelanjutan langkah tim.
Dua Kali Menang Melalui Adu Penalti
Di perempat final, Garuda Junior menghadapi Khalifi FC dari Siak. Kedua tim tidak mampu mencetak gol hingga waktu pertandingan berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Raziq Tri Putranto, Muhammad Al Fatih, dan Khalif Al Shatir berhasil menjalankan tugas sebagai penendang Garuda Junior. Penentu kemenangan kemudian datang dari penjaga gawang Zuada Abdillah yang menepis tendangan penalti terakhir Khalifi FC.
Penyelamatan itu mengantar Garuda Junior ke semifinal. Zuada juga memperoleh penghargaan sebagai penjaga gawang terbaik dalam turnamen tersebut.
Pada babak empat besar, Garuda Junior bertemu Garuda Mandiri FC dari Kampar. Pertandingan kembali berakhir tanpa gol hingga waktu normal selesai, sehingga kedua tim harus menjalani adu penalti untuk menentukan finalis.
Raziq, Fatih, Shatir, dan Hafidz berhasil mengeksekusi penalti bagi Garuda Junior. Empat penendang Garuda Mandiri FC juga menjalankan tugas mereka dengan baik, sehingga penentuan pemenang dilanjutkan melalui metode tos koin sesuai regulasi turnamen untuk memilih tim yang mengambil tendangan penalti penentu.
Garuda Junior mendapat kesempatan menendang. Muhammad Aswan Anggara kemudian dipercaya menjadi eksekutor dan berhasil memasukkan bola ke gawang Garuda Mandiri FC, memastikan tiket final bagi timnya.
6 Gol Memastikan Gelar Juara
Di partai puncak, Garuda Junior menghadapi Sinar Sakti Soccer School yang juga berasal dari Pekanbaru. Garuda Junior membuka keunggulan melalui gol Dhio Rahman Putra, tetapi Sinar Sakti membalas dan membuat skor imbang 1-1 hingga babak pertama berakhir.
Situasi berubah setelah jeda. Garuda Junior meningkatkan tekanan dan mencetak lima gol tambahan untuk menutup pertandingan dengan skor 6-1.
Raziq Tri Putranto menyumbang dua gol dan meraih penghargaan pemain terbaik turnamen. Habib Putra Pratama juga mencetak dua gol, sementara Khalif Al Shatir menyumbangkan satu gol melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.
Hasil final tersebut mengakhiri perjalanan Garuda Junior di tingkat regional dengan gelar juara sekaligus tiket menuju Seri Nasional di Jakarta. Tim itu dijadwalkan mewakili Riau pada November 2026.
Hasan Basri mengingatkan para pemain agar tetap berfokus pada proses pembinaan setelah meraih gelar regional. “Saya berharap, anak-anak tidak cepat puas, dan tidak berhenti belajar. Menang itu menyenangkan, tapi proses latihan, disiplin, berani memperbaiki kesalahan jauh lebih penting,” ujarnya.***









