BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Terletak di Kecamatan Sukajadi, Gang Panda memiliki sejarah yang cukup menarik. Dulunya, jalan ini sangat dikenal sebagai pusatnya rumah para pendatang dari Pariaman dan juga Jawa.
Ronald, salah seorang warga yang masih tinggal dan sudah berada sejak tahun 1990an di gang Panda menjelaskan, sejak awal dirinya tinggal, suku Jawa dan Pariaman sudah mendiami hampir seluruh rumah papan yang ada di Gang Panda.
Baca juga:Â Sejarah Kehidupan Serta Keberadaan Masjid Kuno di Gang Panda (I), Letak Geografis
“Dulu ini hampir satu deret ini isinya orang Jawa semua, sementara satu deret sana isi orang Pariaman semua,†jelas Ronald.
Tidak hanya menempati rumah di Gang Panda, Ronald menjelaskan pendatang ini datang ke Pekanbaru untuk berdagang.
Baca juga:Â Sejarah Kehidupan Serta Keberadaan Masjid Kuno di Gang Panda (II), Dulu Pusatnya Pedagang Bakso dan Gorengan
“Dulu sejarahnya para pendatang sengaja ke Pekanbaru untuk berjualan, dan Gang Panda menjadi salah satu tujuan pendatang dari Pariaman dan Jawa untuk mencari tempat tinggal,†ujar Ronald.
Namun Ronald mengatakan, suku Jawa dan Pariaman yang sangat mendominasi di Gang Jawa perlahan mulai pudar di tahun 2000an. Hal ini seiring dengan sulitnya perekonomian.
“Beberapa memilih pindah, beberapa memilih kembali ke Jawan dan Pariaman. Sekarang hanya tersisa beberapa orang Jawa dan Pariaman saja di Gang Panda,†tutur Ronald sembari mengingat masa lalunya di Gang Jawa.
Tidak hanya itu, jika kita mendatangi Gang Panda, maka kita akan meihat sisa-sisa peninggalan pendatang dari Jawa khususnya Pariaman. Dari luar kita akan melihat satu masjid yang kental dengan adat Pariamannya. Tidak hanya bentuk fisiknya, adat masjid tersebut juga masih terjaga hingga kini. Ada cerita menarik apalagi dibalik masjid bersejarah tersebut? ? Simak terus sejarahnya di #liputankhusus edisi akhir pekan di bertuahpos.com. (bpc9)
Â









