Rumah Sunting Gelar Kenduri Puisi Bono

Rabu, 02 Maret 2016 17:33

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Setelah menggelar Kenduri Puisi I di Danau PLTA, Kabupaten Kampar awal Januari lalu, Komunitas Seni Rumah Sunting (KSRS) Pekanbaru kembali menggelar Kenduri Puisi II 5-6 Maret besok. Kali ini di Desa Teluk Meranti, tepatnya pelabuhan rakyat Desa Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Bono dalam Puisi adalah tema yang diusung dalam kenduri ini.

Seperti kenduri sebelumnya, Kenduri Puisi II juga bakal dihadiri berbagai penyair dan penulis serta masyarakat pencinta puisi dari berbagai daerah di Riau baik secara pribadi maupun komunitas.

Dipastikan 12 komunitas bakal hadir. Mereka adalah, Forum Lingkar Pena (FLP) Pekanbaru, Pondok Belantara (PB) Pekanbaru, Mapala HPT Pekanbaru, BnD Tembilahan, Kongkow Nulis Pekanbaru, Community Pena Terbang (Competer) Pekanbaru, Bahtera Kata (BK) Pekanbaru, Sanggar Sendayung Lipatkain, Rumah Kayu Pekanbaru, Sanggar Latah Tuah Pekanbaru, Gerakan Muda Sungai Tohor (Gemast) Kepulauan Meranti dan  Bengkel Seni Lipatkain.

Pimpinan sekaigus pendiri KSRS, Kunni Masrohanti, menyebutkan, Teluk Meranti dipilih sebagai lokasi kenduri II karena memiliki potensi wisata dunia yang luar biasa, yakni Bono. Dengan menggelar kenduri di tempat ini, diharapkan penyair dan para penulis membawa serta Teluk Meranti, bono dan kehidupan sosial masyarakatnya dalam puisi-puisi mereka.

Baca: Catatan Sejarah 1 Januari: Fathu Makkah

Tapi membumikan puisi di tengah masyarakat sebagai salah satu pencatat sejarah dan menjadikannya sebuah jalan untuk menyampaikan pesan serta menjalin silaturrahmi juga hal yang sangat penting.

“Teluk Meranti daerah yang memiliki potensi alam luar biasa yakni Bono yang hanya satu-satunya di Indonesia bahkan kedua di dunia. Rasanya begitu jauh karena infrastruktur yang belum memadai. Mudah-mudahan kenduri puisi bisa memberi dampak positif bagi penyair, penulis dan para pecinta puisi yang hadir. Perjalanan dan banyak melihat juga bisa mewarnai karya-karya yang dihasilkan penulis. Mereka menyuarakan bagaimana kondisi di sana dalam karya-karyanya,’’ kata Kunni Rabu (2/2/2016).

Disebutkan Kunni, segenap masyarakat Teluk Meranti termasuk para pemuda yang tergabung dalam Bono River Community (BRC) dan Camat Teluk Meranti, Kiky Syamputra, menyambut hangat kegiatan tersebut. Berkat dukungan merekalah, kegiatan yang bakal melibatkan 75 orang dari Pekanbaru itu bisa dilaksanakan.

‘’Kami sangat berterimakasih dengan masyarakat, pemuda, tokoh masyarakat, Camat Teluk Meranti, Dewan Kesenian Pelalawan dan berbagai pihak yang mendukung KSRS untuk menggelar kegiatan di Teluk Meranti. Lebih 70 orang akan berangkat bersama dari Pekanbaru,’’ sambung Kunni.

Berbagai kegiatan akan dilaksanakan di Teluk Meranti selama satu hari satu malam itu. Diantaranya, visualisasi puisi, musikalisasi puisi, tari puisi, pembacaan puisi, diskusi puisi dan persembahan seni budaya masyarakat tempatan. Selain melibatkan masyarakat umum, diskusi puisi juga akan diikuti para pelajar di sana. (nova/rls).