• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Putri Keraton Itu Disunat Lho

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Februari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Sunat tak hanya untuk laki-laki. Di Keraton Yogyakarta, putri pun disunat. Acara ini disebut tetesan. Kemaluan mereka digesek hingga berdarah, dan itu diikuti dengan upacara, dengan pakaian istimewa.

Memang, tak hanya laki-laki yang dikhitan. Perempuan juga dilakukan itu yang disebut tetesan. Gadis-gadis cilik putri raja yang sedang dikhitan harus memakai busana tertentu.

Mereka akan memakai nyamping cindhe dengan model sabukwala, lonthong kamus bludiran, cathok kupu terbuat dari emas permata, slepe, kalung ular, subang, gelang tretes dan cincin temunggul.

Sanggulnya juga harus berbentuk konde. Dengan pemanis bros di tengahnya, serta hiasan bulu burung bangau yang disebut lancur. Di atas sanggul diletakkan pethat berbentuk penanggalan atau bulan sabit.

Sedang busana tetesan untuk wayah dalem (cucu raja), hampir sama dengan busana tetesan untuk putra dalem (anak raja). Perbedaannya terletak pada model kalung dan gelang yang dipakai.

Kalung untuk wayah dalem berupa kalung sungsun dan gelangnya berbentuk gelang kana. Busana untuk wayah dalem ini sangat mirip dengan busana sabukwala yang dikenakan pada waktu menghadiri upacara garebeg.

Upacara tetesan itu diadakan di Bangsal Pengapit sebelah selatan Dalem Pranayeksa. Dihadiri oleh garwa dalem, putra dalem, wayah, buyut serta canggah.

Selain itu juga abdi dalem bedaya, emban, amping, abdi dalem keparak berpangkat tumenggung serta Rio yang duduk di Emper Bangsal Pengapit. Para abdi dalem keparak lainnya di halaman sekitarnya. Upacara tetesan ini untuki anak usia 6-8 tahun. (jss)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Rayakan Malam Valentine Bersama Batiqa Hotel Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.