BERTUAHPOS.COM — Gen Z di AS mulai bosan dengan ponsel pintar dan mereka perlahan beralih menggunakan ponsel sedernaha yang Jadul (feature phone).
Alasannya karena mereka sudah jenuh dan terlalu lelah menapa layar ponsel yang lebar. Tren yang bergeser membuat penjualan feature phone di AS melonjak hingga puluhan ribu unit per bulan pada 2022.
Jose Briones, seorang influencer yang dikenal mempromosikan penggunaan dumb phone, mengamati perubahan perilaku pada sebagian kalangan muda AS dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya pikir Anda bisa melihatnya dengan populasi Gen Z tertentu, mereka bosan dengan layar (smartphone),” kata Briones, dikutip dari CNBC International, Senin, 5 Oktober 2026.
Dia mengatakan, bahwa kejenuhan terhadap smartphone ini mendorong anak muda kembali melirik ponsel jadul.
Secara funsi, ponsel zaman dulu dengan tombil memiliki fungsi jauh lebih terbatas dibandingkan ponsel pintan yang kita gandrungi sekarang.
HMD Global menjadi salah satu perusahaan yang diuntungkan dari fenomena ini. Perusahaan tersebut memegang merek Nokia yang dikenal luas lewat penjualan ponsel pada awal tahun 2000-an.
Lonjakan penjualan feature phone di AS terjadi justru di saat penjualan feature phone secara global mengalami penurunan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tren kembali ke ponsel sederhana lebih terasa di pasar AS dibandingkan tren global secara keseluruhan.
Di luar AS, pasar feature phone justru didominasi oleh masyarakat di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan India.
Berdasarkan laporan Counterpoint Research, pangsa pasar feature phone di negara-negara tersebut mencapai 80 persen pada tahun lalu.
Sementara itu, pasar smartphone di Indonesia mencatatkan kinerja yang kurang menggembirakan, seiring penurunan daya beli masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker dari IDC mencatat pasar smartphone Indonesia menurun 14,3 persen pada 2023, dengan jumlah unit yang dikirimkan hanya mencapai 35 juta unit.








