• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Obat Patah Hati Rekomendasi Para Ilmuwan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
13 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM,Jakarta — Pada satu titik, seseorang mungkin pernah merasa bahwa cinta justru membuat masalah. Namun, benarkah cinta hanya masalah yang manusia ciptakan, atau bagian hakiki dari keberadaan manusia yang harus dihargai, bahkan jika dia menyakiti?

Kemajuan dalam ilmu pengetahuan memaksa manusia segera menjawab pertanyaan tersebut. Bioteknologi anti-cinta akan melihat perasaan yang berhubungan dengan cinta terbatas pada orang-orang yang sedang dalam pengobatan, seperti pasien kecanduan dan depresi.

Ahli etika saraf Brian D. Earp berpikir jika ada kebenaran pada pepatah lama ‘cinta adalah obat’.

“Penelitian tentang otak terbaru menunjukkan ada kesejajaran luas antara obat adiktif tertentu dengan pengalaman jatuh cinta,” kata Brian seperti dilansir dari laman Independent.

Keduanya mengaktifkan sistem penghargaan otak, dapat menguasai seseorang sehingga dia melupakan hal-hal lain. Sepertinya bukan sebuah pepatah klise bahwa cinta diibaratkan seperti obat. Dalam hal efeknya terhadap otak, secara kimia saraf mereka cinta dan obat bisa jadi setara.

Obat anti-cinta, seperti antidepresan secara tak resmi telah digunakan. Brian mencatat bahwa di Israel beberapa Yahudi ultra-Ortodoks meresepkan antidepresan kepada siswa yeshiva muda untuk mengurangi libido mereka, dengan menggunakan efek samping dari obat tersebut.

Brian berpikir, situasi tertentu di mana perawatan obat lebih canggih dapat berguna.

Hubungan berbahaya

“Anda bisa membayangkan situasi di mana pengalaman cinta seseorang begitu berbahaya, tapi juga sangat tak tertahankan, sehingga melemahkan kemampuan mereka berpikir rasional untuk diri mereka sendiri,” katanya menambahkan.

Beberapa orang yang sedang menjajaki hubungan berbahaya tahu bahwa mereka harus keluar, bahkan ingin, tapi tak kuasa mematahkan ikatan emosional mereka.

Jika, misalnya, seorang perempuan mendapat perlakuan kasar dari pasangannya dapat mengakses obat yang akan membantu berpisah dari pelakunya, lalu dengan asumsi aman dan efektif kami pikir dia dapat dibenarkan dalam mengambil obat tersebut.”

Saat ‘pengobatan’ cinta secara teoritis dapat mengurangi kasus depresi, kekerasan dalam rumah tangga, bahkan bunuh diri, ada pertimbangan etis dan kelemahannya juga.

Pengobatan tersebut menyiratkan bahwa patah hati bukanlah proses pembelajaran yang menguatkan.

“Penting untuk berhati-hati membuat rekomendasi luas,” kata Earp memperingatkan. “Ada beberapa orang yang sangat hancur untuk waktu yang lama setelah putus yang membuat mereka tak dapat melanjutkan hidup. Bagian tersebut adalah depresi dan ada banyak perawatan untuk itu.”

“Bahkan dalam kasus kekerasan rumah tangga yang mengancam jiwa, kami tidak merekomendasikan pengobatan berbasis obat pada seseorang jika itu bertentangan dengan keinginan mereka. Intervensi non-biokimia harus dicoba terlebih dahulu.”

Menumpulkan emosi ekstrem dan melonggarkan ikatan romantis adalah efek samping dari antidepresan yang melonjakkan serotonin. Namun, di era digital, antidepresan membuat hubungan jadi lebih intens serta konstan dari sebelumnya. Itu alasan kenapa mereka jadi sangat diinginkan.

Di Jepang, beberapa orang mengatasi masalah dengan diri mereka sendiri. Ada sebuah fenomena sosial yang dikenal sebagai lelaki herbivora yang menjauhkan diri dari pacar atau menikah untuk fokus pada kehidupan sendiri.
(win/win/CNN Indonesia.com)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Berikut Daftar Kosmetik Ilegal yang di Tarik Oleh BB POM

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.