• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mengenang Pahlawan Kerja, Korban Kekejaman Jepang di Riau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
17 Agustus 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Puluhan ribu orang meninggal dunia karena dipaksa Jepang bekerja membangun rel kereta api Sawahlunto – Pekanbaru. Mereka kemudian dikenal dengan pahlawan kerja.

Kala itu, Sawahlunto, Sumatera Barat merupakan penghasil batu bara di Sumatera. Jepang yang sangat membutuhkan batu bara untuk menyokong Perang Pasifik Raya kemudian membuat jalur kereta api, mulai dari Sawahlunto menuju Pekanbaru, yang nantinya akan diangkut ke Singapura melalui Sungai Siak.

“Nah, dalam proses pembuatan rel kereta api Sawahlunto – Pekanbaru ini, Jepang mengerahkan ribuan rakyat Indonesia untuk mempercepat penyelesaiannya. Jalurnya adalah Sawahlunto – Lubuk Ambacang – Logas – Lipat Kain – Pekanbaru,” jelas sejarawan Riau, Suwardi MS kepada bertuahpos.com, Jumat 17 Agustus 2018.

Tidak sampai 1 tahun, yaitu sejak dimulai pada tahun 1942, rel kereta api ini sudah sampai di Lipat Kain. Rel kereta api ini menembus gunung dan bukit untuk bisa sampai ke Pekanbaru.

“Proses pembuatan rel kereta api inilah yang memakan sangat banyak korban. Tenaga kerja paksa ini, yang disebut romusha, dipaksa Jepang untuk terus keras untuk mencapai target penyelesaian,” lanjut Suwardi.

Logas kemudian menjadi saksi bisu kekejaman Jepang kepada para romusha ini. Tanah Logas yang berbatu dan berbukit sangat menyulitkan untuk membuat rel kereta api. Jepang, yang ingin proyeknya cepat selesai, terus memaksa para romusha bekerja tanpa henti.

“Puluhan ribu romusha yang meninggal di Logas. Mereka terus disuruh bekerja tanpa henti. Sampai ada cerita yang berkembang di penduduk sana, bahwa sering melihat mayat berjalan di rel kereta api itu,” paparnya.

Untuk mengenang puluhan ribu orang yang meninggal akibat kerja paksa itu, pemerintah kemudian membangunkan tugu peringatan. Para romusha ini juga diberi gelar pahlawan kerja.

“Itulah yang bisa kita lihat di Tugu Pahlawan Kerja, yang ada di Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru,” tutup Suwardi. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Next Post

Saham Pemprov Riau di Lagoi Resort Masih 'Misteri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.