• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Henna, Seni Lukis Tangan Tradisional Asal Timur Tengah Elegan Bagi Calon Pengantin — Bagaimana Tren dan Peminatnya di Pekanbaru?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 Mei 2025
Henna, Seni Lukis Tangan Tradisional Asal Timur Tengah Elegan Bagi Calon Pengantin — Bagaimana Tren dan Peminatnya di Pekanbaru?

Henna, Seni Lukis Tangan Tradisional Asal Timur Tengah Elegan Bagi Calon Pengantin — Bagaimana Tren dan Peminatnya di Pekanbaru?

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Henna atau mehndi, merupakan seni melukis tubuh menggunakan pasta alami dari daun Lawsonia inermis. Kalau di Indonesia, bagian tangan biasanya menjadi objek utamanya.

Lukisan ini sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu di kawasan Timur Tengah, India, dan Afrika Utara. Dulu, henna menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai ritual keagamaan, upacara pernikahan, dan perayaan budaya.

Kini, seni henna mengalami transformasi besar dan menjadi salah satu elemen penting dalam pernikahan modern. Terutama di kalangan calon pengantin muda.

Di Pekanbaru, seni henna semakin populer dan mengalami perkembangan gaya yang menarik. Fitri Alicia, seorang Henna Artist Profesional, kepada Bertuahpos menuturkan bahwa henna tidak lagi identik dengan desain tradisional yang rumit dan padat.

“Sekarang banyak pengantin yang minta desain minimalis, elegan, dan kadang dipadukan dengan sentuhan budaya lokal atau bahkan gaya kontemporer barat,” ujarnya Kamis,  8 Mei 2025 di Pekanbaru.

Fitri menjelaskan bahwa pergeseran selera ini mencerminkan kebutuhan calon pengantin untuk menampilkan sisi personal dalam pesta pernikahan mereka. 

enna bukan hanya soal estetika, tetapi juga simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan—makna yang masih dijaga dalam konteks modern.

Bedanya, kini henna tampil lebih artistik dan menyesuaikan dengan tema serta busana pernikahan.

Motif yang digemari pun beragam, mulai dari pola floral, geometris, hingga kombinasi garis abstrak yang anggun. Tak hanya itu, variasi warna henna juga menjadi tren tersendiri.

Selain warna cokelat klasik, kini henna berwarna putih dan emas mulai banyak diminati karena memberikan kesan glamor dan cocok dipadukan dengan tone kulit apapun.

“Penggunaan henna sekarang lebih fleksibel. Tidak hanya di tangan, tapi juga bisa di kaki, lengan, bahkan punggung,” kata Fitri. 

Dia menambahkan, beberapa pasangan juga memesan desain eksklusif berupa motif berpasangan—lukisan henna yang saling terhubung antara pengantin perempuan dan laki-laki sebagai bentuk simbol kebersamaan.

Proses pembuatan henna, menurut Fitri, memerlukan ketelatenan tinggi. Rata-rata dibutuhkan waktu 1 hingga 3 jam tergantung kompleksitas desain yang diminta. 

Oleh karena itu, Fitri selalu menyarankan calon pengantin melakukan konsultasi terlebih dahulu agar hasil akhir benar-benar sesuai dengan ekspektasi.

Selain desain, kualitas bahan juga menjadi perhatian utama. “Saya hanya pakai henna alami. Lebih aman dan tidak menimbulkan alergi,” tegasnya.

Di era digital, henna juga menjadi bagian penting dalam dokumentasi visual pernikahan. Banyak pasangan yang memamerkan hasil lukisan hennanya di media sosial seperti Instagram, menjadikan henna bukan sekadar hiasan tubuh, tetapi bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri.

Dengan segala keunikan dan fleksibilitasnya, henna telah menjelma menjadi elemen tak terpisahkan dari pernikahan modern. Ia tetap memegang akar budayanya yang kaya, sambil berinovasi sesuai perkembangan zaman dan selera masa kini.***

— Habibie

Tags: lifestyle
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Kombinasi
Lifestyle

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Kombinasi

...

Read moreDetails
Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak dan Berkomedo

Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Berminyak dan Berkomedo

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Rekomendasi 4 Moisturizer untuk Kulit Berminyak

Rekomendasi Moisturizer Wardah untuk Mengatasi Kerutan di Wajah

Rekomendasi Moisturizer Wardah untuk Mengatasi Kerutan di Wajah

Pilihan 3 Sepatu Running Puma Terbaik dengan Bantalan Empuk

Pilihan 3 Sepatu Running Puma Terbaik dengan Bantalan Empuk

Rekomendasi 4 Serum Hanasui untuk Mengatasi Flek Hitam di Wajah, Kulit Sehat dan Cerah

Rekomendasi 4 Serum Hanasui untuk Mengatasi Flek Hitam di Wajah, Kulit Sehat dan Cerah

Next Post
VIDEO — Program CSR BUMN Perlu Dikaji Ulang

VIDEO — Program CSR BUMN Perlu Dikaji Ulang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.