• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Benarkah Makanan yang Jatuh Belum 5 Menit Aman di Makan?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pasti kita juga pernah kepikiran, kalau belum 5 menit, makanan kita yang jatuh pasti masih bebas kuman. Menariknya, bukan cuma orang Indonesia yang sering mikir seperti ini. Ternyata, orang-orang Barat juga punya anggapan yang sejenis. Bedanya, kalau kita percaya ‘aturan 5 menit’, mereka percaya ‘aturan 5 detik. Tapi mau 5 menit atau 5 detik, sebetulnya aman tidak makan makanan yang sudah jatuh?

Menurut penelitian Profesor Paul Dawson dari Clemson University jangankan 5 detik–apalagi 5 menit, makanan yang jatuh ternyata akan langsung terkena kuman seketika itu juga. Meski begitu, penelitian lain oleh Profesor Anthony Hilton dari Aston University membuktikan bahwa jumlah kuman yang menempel pada makanan jatuh baru akan bertambah setelah 5 detik. Misalnya ada 100 kuman yang awalnya menempel. Asal belum 5 detik, jumlah tersebut tidak akan berubah. Tapi kalau tidak segera diambil, jumlah kuman bisa bertambah 10 kali lipat setiap menitnya.

Bagaimanapun, ada faktor lain yang ikut menentukan berapa jumlah kuman yang menempel pada makanan jatuh. Faktor yang pertama adalah kelembapan makanannya. Gampangnya, makin basah makanannya, makin banyak kuman yang akan menempel. Kemudian faktor yang kedua adalah permukaan di mana makanan kita jatuh. Misalnya, permukaan karpet ternyata mengoper kuman yang lebih sedikit dari permukaan lantai. Tapi kembali lagi pada seberapa joroknya karpet atau lantai kita.

Kalau begitu, berarti masih agak aman dong kalau makanan kita jatuh di permukaan yang bersih? Jawabannya, belum tentu. Sekilas info, kuman atau bakteri sebetulnya ada di mana-mana. Di air, tanah,  bahkan di udara. Setiap kita menyentuh satu tombol di layar smartphone, setidaknya ada 6000 bakteri yang menempel di jari kita. Bahkan jumlah bakteri dalam tubuh kita ternyata lebih banyak daripada jumlah total penduduk Indonesia. Fakta ini pasti bikin kita merinding. Tapi untungnya, tidak semua kuman bersifat patogen alias berbahaya bagi tubuh kita. Beberapa jenis bakteri memang bisa bikin kita sakit, tapi ada juga kok bakteri yang baik bagi tubuh kita.

Selain itu, jangan lupa kalau tubuh kita juga punya sistem kekebalan tubuh alami. Asal badan kita sehat, antibodi selalu siap melawan ancaman bakteri patogen. (Mg8)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce
Otomotif

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce

...

Read moreDetails

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Next Post

LAM Pekanbaru Bentuk Tim Khusus Soal Desakan Pencabutan Gelar Adat Firdaus MT

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.