• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Amr ibn Tsabit, Mati Syahid Namun Tak Sempat Salat

Tim Redaksi by Tim Redaksi
29 November 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ada seorang muslim yang mendapatkan kemulian mati syahid dalam Perang Uhud. Namun, muslim tersebut ternyata baru masuk Islam dan belum pernah melakukan salat.

Namanya Amr ibn Tsabit ibn Waqqasy. Pada awalnya, Amr ibn Tsabit meragukan kenabian Rasulullah SAW dan meragukan Islam.

Keluarganya Amr ibn Tsabit yang telah memeluk Islam selalu mengajaknya untuk beriman kepada Allah SWT. Namun, Amr ibn Tsabit masih tak tergerak hatinya.

“Jika aku tahu bahwa yang kalian sampaikan itu adalah kebenaran, maka aku tak akan memperlambat diriku memeluk Islam,” demikian jawaban yang selalu disampaikan Amr ibn Tsabit.

Namun, setelah Rasulullah SAW berangkat ke Perang Uhud, Amr mendapatkan hidayah bahwa Islam adalah agama yang benar. Bahwa benar Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT.

Amr segera menyatakan dirinya masuk Islam di hadapan kaum muslimin di Madinah. Setelahnya, dia segera menyiapkan senjatanya dan menyusul Rasulullah SAW ke medan Perang Uhud.

Setibanya di medan perang, Amr ibn Tsabit segera berperang melawan kaum Quraisy dengan gagah berani. Hingga akhirnya, dia terluka dan mati syahid karena berperang di jalan Allah.

Karena begitu masuk Islam dan langsung menuju peperangan, Amr ibn Tsabit tak sempat bersujud dalam salat. Namun, saat-saat diambang kematian, Amr ibn Tsabit berkata, ” Islam. Aku telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Aku mengambil pedangku, dan mengikuti perang ini, dan Allah menganugerahiku kesyahidan”. (bpc2)

Disadur dari buku Abdul Hamid Jaudah al-Sahhar, dengan judul: Perang Uhud, Kisah Pertempuran Sarat Pelajaran Hidup yang Tak Terlupakan, Terbitan Qalam, Jakarta

Tags: MadinahMuslimPerang UhudSejarah Islam
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

buku History of The Arabs.
Resensi

History of The Arabs, Saat Sejarah Islam Ditulis Penulis Barat

...

Read moreDetails
Kekalahan kaum muslimin pada perang uhud

Resensi Buku: Perang Uhud, Kisah Kekalahan Kaum Muslimin

mesjid tertua di madinah

Berwisata Religi ke Mesjid Tertua di Pinggiran Kota Madinah

Muslim Itu Bersyukur dan Bersabar

Sikap Muslim Menerima Musibah

Umat Muslim Itu Mencintai Rasulullah

Next Post

Arsenal Tak Pernah Menang Tujuh Pertandingan Terakhir

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.