• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Agar Anak Terbiasa Disiplin

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 Juni 2013
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM– Meski kini pola asuh bergaya “tangan besi” sudah mulai ditinggalkan, namun orangtua tetap perlu mengajarkan disiplin pada anak sedini mungkin. Kedisiplinan akan membantu anak memahami konsep “salah” dan “benar”.

Â

Menerapkan kedisiplinan pada anak membutuhkan keterampilan dan kesabaran dari orangtua. Sikap disiplin merupakan sikap yang perlu dibentuk dengan tahapan yang cukup panjang.
Â
Â
Menurut pskilog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, penerapan pola asuh moderat merupakan cara yang terbaik untuk membentuk kedisiplinan pada anak. Dalam pola asuh ini, orangtua dan anak membuat aturan sesuai kesepakatan bersama untuk dijalankan secara bersama-sama pula.Â
Â
Â
“Jika diibaratkan, pola asuh moderat bagaikan pagar besi yang diberikan busa-busa tebal. Maka bila anak mencoba keluar dari pagar (aturan yang sudah dibuat bersama), dia tetap dibatasi oleh pagar besi (sikap tegas) namun anak juga terlindungi dengan busa (dekat dan penuh kasih sayang),” papar Nina, panggilan psikolog dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia ini.
Â
Â
Dalam pola asuh moderat, orangtua berpegangan pada prinsip piramida disiplin yang secara berurutan terdiri dari perhatian positif, pengabaian, kerja sama, ketegasan, dan hukuman. Berikut penjelasannya.
Â
1. Perhatian positif
Â
Perhatian positif dapat berupa pujian terhadap perilaku anak yang baik. Menurut Nina, pujian merupakan proses paling penting dalam usaha menerapkan kedisiplinan.  “Prinsipnya perbuatan yang baik yang dihargai dengan dipuji akan ingin dilakukan terus,” ujarnya.
Â
Pujilah anak dengan tulus saat ia melakukan hal-hal yang baik. Lakukan pujian dengan kontak mata, ekspresi wajah yang menyenangkan, dan intonasi ramah.  Satu hal yang perlu diingat, pujilah perilakunya, bukan anaknya.
Â
2. Pengabaian
Secara alamiah terkadang anak berusaha mencari perhatian orangtua dengan bertindak manja, teriak, rewel, bahkan cenderung “nakal”. Namun selama masih bisa ditoleransi, memberi pengabaian bisa dijadikan pilihan.Â
Â
“Misalnya saat anak menangis sambil guling-guling di lantai, abaikan saja. Nanti dia akan merasa tidak diperhatikan dan menghentikan aksi tersebut,” jelas Nina.
Â
Namun pengabaian perilaku anak bukan berarti mengabaikan anaknya. Jadi, ketika anak sudah berhenti melakukan perilaku yang tidak menyenangkan tersebut, segeralah puji dia. Dengan begitu, anak akan bisa membedakan mana perilaku yang seharusnya dia lakukan dan mana yang tidak.
Â
3. Kerjasama
Semakin bertambah usia anak, semakin beragam ulahnya, termasuk ulah yang membuat orangtuanya kesal. Sementara itu kemampuannya untuk memahami peraturan makin baik. Karenanya orangtua dapat membuat aturan bersama yang sudah disepakati anak.
Â
Contohnya, kesepakatan waktu mandi yang ditentukan oleh kedua pihak adalah jam 5 sore dan tentukan bersama konsekuensi jika anak melanggarnya. Maka mau tidak mau anak harus mematuhi aturan tersebut. Namun orangtua juga harus aktif mengingatkan agar anak merasa aturan tersebut selalu berlaku.
Â
4. Ketegasan
Ini adalah tahap selanjutnya untuk memantau aturan yang sudah dibuat sebelumnya. Jika berharap anak tumbuh disiplin, orangtua perlu bersikap tegas terhadap aturan. Jika tidak, aturan yang sudah dibuat akan sia-sia.
Â
5. Hukuman
Tahap ini merupakan puncak dari piramida, artinya paling jarang dilakukan. Nina mengatakan, tahap ini baru dilakukan saat empat tahapan sebelumnya sudah dilakukan.Â
Â
“Orangtua menghukum anaknya bukan karena marah atau bukannya karena tidak kuat dengan sikap anak yang mengesalkan, tapi karena peduli. Justru kalau anak nakal dibiarkan saja, itu adalah sikap semena-semena,” tutur Nina.
Â
Kendati demikian, menghukum anak juga ada aturannya. Prinsipnya jangan sampai melakukan kekerasan fisik. Pencabutan hak untuk melakukan kegiatan favorit merupakan jenis hukuman yang disarankan. (kompas.com)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau
Ekonomi

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

...

Read moreDetails
Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Itel A300+ Resmi Hadir Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Ultralink Harga Rp2,1 Jutaan

Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Spesifikasi QJMotor CiTO 150, Desain Motorsport Tawarkan Sensasi Berkendara Ala Motor Matic

Next Post

BNI SYARIAH: Pendiri Primagama Dipailitkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.