• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Seringkali Ada Kekerasan, Wali Murid Pindahkan Anaknya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, RENGAT – FFA bocah delapan tahun terpaksa dipindahkan oleh orang tuanya, dengan dalil keselamatannya sendiri agar tidak mendapat kejadian yang sama.

Bocah yang masih duduk di bangku kelas III SD Negri 001 Pematang, Kecamatan Batang Pranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, terlibat pertikaian dengan teman sekelasnya hingga akhirnya ia dilempar oleh temannya dengan menggunakan sebuah batu bata. Demikian diungkapkan Gus (36) orang tua FFA.

“Anak saya dilempar menggunakan batu bata oleh temannya, (RL) hingga luka pada leher belakang,” tutur Gus kepada Bertuahpos.com, Kamis (27/2).

Kepada bertuahpos.com, Gus menyampaikan kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wib, Jum’at (21/2) lalu.

Murid yang tengah asyik belajar menggambar, tiba-tiba saja ada pertikaian antara FFA dan RL.

“Yang saya sayangkan insiden itu tepat pada jam belajar berlangsung,” tuturnya.

Yang membuat hatinya kembali miris atas insiden tersebut tidak ada satupun dari pihak sekolah yang mencoba memberitahukan perihal yang menimpa anak pertamanya tersebut.

“Jangankan untuk dibawa berobat, pihak sekolahpun tidak memberitahukan insiden itu kepada saya,” tuturnya.

Peristiwa ini cerita Gus baru diketahuinya ketika hendak menjemput anaknya. Ditengah jalan berpapasan dengan anaknya menumpang pulang kepada salah seorang orangtua siswa lainnya. Disitu terungkaplah apa yang dialami anaknya disekolah.

Diperjalanan FFA yang masih menahan sakit akibat dilempar menggunakan batu bata pada bagian leher belakangnya itu pun tak kuasa langsung menangis ketika bertemu dengan ayahnya.

Meski keesokan harinya dilakukan mediasi terhadap kedua orang tua korban, namun tetap saja Gus, tidak mengurungkan niatnya untuk memindahkan anaknya kesekolah lain yang lebih layak menurut nya.

“Pihak sekolah lalai dan tak bertanggungjawab dengan kejadian tersebut,” tuturnya.

Bahkan menurut penuturan dari Gus insiden tersebut bukan lah kali pertama terjadi disekolah tersebut. “Dulu bahkan ada wali murid yang naik pitam datang kesekolah itu dengan membawa parang. Dugaan sih masih sama kelalain guru mengajar disekolah,” katanya.

Masih disekolah yang sama lagi-lagi insiden persekusi dengan cara pengeroyokan juga terjadi. Kejadian itu Sabtu (22/2) masih tengah proses pelajaran berlangganan yang menimpa MI bocah yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu terpaksa pulang kerumahnya dengan luka lebam pada bagian punggung.

“Penuturan anak saya ia, dikeroyok oleh empat teman sekelasnya,” tutur King wali murid (MI)

Sebenarnya ia tidak mempersoalkan jika ada terjadi pertikaian antar sesama murid disekolah anaknya itu, namun ia hanya meminta guru sedikit peka dalam mendidik murid-murid disekolahkan tersebut.

“Saya pernah datang kesekolah itu. Tapi guru hanya mengatakan. ‘anak bapak yang salah’ tutur king menirukan kata guru disekolah itu.

Terpisah, Hermiati Kepala Sekolah SDN 001 Pematang enggan berkomentar banyak perihal tersebut. “Masalah sudah selesai, saya sedang rapat,” singkatnya saat dihubungi

Terpisah Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Inhu, Herlina Wahyuningsih justru belum mengetahui perihal adanya persekusi disekolah tersebut. “Belum tahun mengenai informasi itu, nanti kita akan cross cek dilapangan,” singkatnya. (Bpc18)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post
umroh

Travel Agent Tunggu Info Maskapai Pasca Keluarnya Kebijakan Saudi Larang Kedatangan Jemaah Umroh

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.