BERTUAHPOS.COM — Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, melepas keberangkatan ratusan jemaah calon haji (JCH) Riau, kloter pertama di emabarkasi haji Batam, Jumat pagi tadi, 24 April 2026.
Untuk kloter pertama ini, ada 437 JCH asal Riau yang berangkat ke Tanah Suci Mekah. Seluruh jemaah berasal dari Kota Pekanbaru dan akan terbang ke Tanah Suci lewat Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.
Kepada ratusan jemaah, Syarial menyebut bahwa momentum ini patut untuk disyukuri, mengingat masa tunggu untuk berangkat ibadah haji sangat lama. Oleh sebab itu, dia menekankan kepada seluruh JCH untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental. “Dengan begitu ibadah bisa dijalankan maksimal,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Sekdaprov Riau menitipkan kepada JCH Riau, agar senantiasa mendoakan Riau yang lebih baik, terutama saat berada di tempat – tempat mustajab.
“Kami menitipkan doa agar Provinsi Riau selalu dalam keadaan aman, damai, dan kondusif, serta terhindar dari segala marabahaya,” ujar Syahrial.
Dia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten/kota telah bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik.
Komitmen ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari proses pemberangkatan di daerah asal hingga penyambutan kepulangan jemaah nantinya. Peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas utama demi kekhusyukan ibadah para jemaah.
Senada dengan hal tersebut, Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyatakan dukungan penuh dari pemerintah kota terhadap warganya.
Ingot menegaskan bahwa pihaknya terus memantau kebutuhan jemaah asal Pekanbaru agar mereka dapat fokus sepenuhnya pada rangkaian ibadah tanpa harus memikirkan kendala teknis maupun administratif.
“Pemerintah Kota Pekanbaru senantiasa hadir memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah haji. Kami berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan, menjalankan rukun haji dengan sempurna, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ungkap Ingot Ahmad Hutasuhut di sela-sela acara pelepasan.
Salah satu bentuk dukungan nyata yang diberikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru adalah kebijakan pembiayaan transportasi lokal. Ingot mengungkapkan bahwa seluruh biaya domestik untuk JCH asal Pekanbaru sepenuhnya ditanggung oleh APBD kota. Hal ini bertujuan untuk meringankan beban finansial para jemaah di tengah biaya haji yang dinamis.
“Untuk biaya domestik, mulai dari transportasi hingga akomodasi lokal, seluruhnya telah ditanggung oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Dengan demikian, jemaah tidak lagi dibebani dengan biaya tambahan dan bisa berangkat dengan hati yang tenang,” ujarnya.[]









