• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Empat Tips Amaliah Mengisi Ramadhan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 April 2022
142
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, Nikmat yang sungguh luar biasa, kita masih dapat dan diberi kenikmatan untuk menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Bulan yang di dalamnya pintu doa (ampunan) terbuka luas dan pintu neraka tertutup rapat bahkan setan pun dibelenggu.

Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah, “Ketika datang bulan Ramadhan, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu Jahannam ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari).

Hadits tersebut memberikan petunjuk gamblang bahwa tidak sepatutnya umat Islam menghadapi Ramadhan secara biasa-biasa saja atau sama seperti di luar Ramadhan. Hal ini karena keutamaan Ramadhan itu sendiri yang sangat luar biasa.

Allah tidak saja melipatgandakan amal kebaikan, tetapi bahkan menutup pintu Jahannam, termasuk para mucikarinya, yakni para setan. Setan-setan itu Allah belenggu agar tidak merusak kenikmatan ibadah umat Islam selama Ramadhan.

Dengan kata lain, jika Ramadhan masih disikapi secara biasa, apalagi justru tidak ada rencana untuk merubah diri selama bulan suci ini, maka sesungguhnya setan sudah berhasil menjerumuskan jiwa raganya dalam praktik hidup yang akan menjadi sebab akhiratnya memasuki pintu Jahannam. Na’udzubillahi min dzalik.

Nah, berikut beberapa tips amaliah puasa Ramadhan yang perlu kita perhatikan;

1. Menjauhi yang Tidak Bermanfaat

Jika disabdakan Nabi bahwa pintu langit dibuka, artinya dalam 24 jam hendaknya dimaksimalkan untuk hal-hal yang bermanfaat, bahkan bernilai ibadah yang mencakup kehidupan dunia-akhirat. Mulai dari memperbanyak amal ibadah maupun meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Prinsipnya, tidak ada yang tidak bermanfaat yang dilakukan. Apalagi sampai maksiat di bulan Ramadhan.

Ulama terdahulu, mengisi hari-harinya dengan berbagai macam aktivitas ibadah yang luar biasa. Imam Syafi’i, misalnya. Beliau mengazamkan diri untuk menghindari terlewatkannya Ramadhan begitu saja dengan menghatamkan Al-Qur’an sebanyak 60 kali sepanjang Ramadhan.

Mengapa sefantastis itu yang beliau lakukan? Sebenarnya alasannya sederhana, agar Ramadhan tidak berlalu begitu saja atau biasa-biasa saja. Tetapi, bagaimana Ramadhan memang mendatangkan kekuatan besar bagi iman, akal dan ketajaman hatinya.

Oleh karena itu, sungguh naif, bila puasa dimaknai sebatas tidak makan dan tidak minum. Sementara komitmen kita terhadap perbaikan diri, utamanya dengan menjauhi yang tidak bermanfaat tidak benar-benar kita lakukan.

2. Optimalisasi Waktu

Jika diteliti lebih dalam, puasa ternyata tidak saja memberikan dampak kekuatan ruhani yang bagus bagi umat Islam, tetapi juga pembangunan karakter, utamanya dalam optimalisasi waktu.

Hal ini bisa dilihat dari adanya anjuran yang sangat kuat terhadap umat Islam yang berpuasa untuk bisa makan sahur. Makan sahurlah kalian, karena pada makan sahur itu terdapat barokah. (HR. Bukhari).

Dengan kata lain, puasa memberikan panduan bahwa orang berpuasa itu harus makan sahur. Nah, makan sahur ini dilaksanakan sekitar satu jam sebelum shubuh.

Anjuran ini, secara tersirat memberikan panduan nyata tentang betapa umat Islam sangat rugi jika Ramadhan sampai tidak bangun malam, apalagi tidak makan sahur. Artinya, anjuran yang sangat kuat untuk makan sahur ini secara tidak langsung menghendaki agar setiap yang berpuasa, berlatih, membiasakan diri bangun malam. Sebab, banyak sekali kemuliaan di dalamnya.

Selain itu, pada sepuluh malam terakhir, Allah akan memberikan karunia berupa Malam Lailatul Qadar. Jika, tradisi bangun malam ini telah terwujud sejak awal Ramadhan, tentu peluang kita untuk bisa bangun di sepuluh malam terakhir guna mendapatkan Malam Lailatul Qadar tidak akan banyak mengalami kendala.

3. Menjaga Lisan

Sebagaimana pernyataan dai kondang terdahulu, KH. Zainuddin MZ, bahwa inti dari puasa adalah pengendalian diri. Maka, satu hal yang harus benar-benar dijaga di sini adalah mengenai perbuatan lisan.

Rasulullah bersabda, “Puasa itu perisai. Jadi janganlah berkata keji dan berbuat bodoh. Jika ada orang yang mengajaknya berkelahi atau mencaci makinya, hendaklah ia berkata, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa. Sesungguhnya aku sedang berpuasa.” (HR. Bukhari).

Artinya, kalau kita mau intropeksi diri, apakah puasa kita berhasil atau tidak, tinggal dilihat bagaimana lisan ini berkata-kata. Apakah lebih sering memberikan perkataan yang baik dan tidak melukai perasaan orang lain atau bagaiaman?

Jika ternyata, selama berpuasa, lisan ini tidak bisa dikendalikan, maka puasa yang dilakukan tidak lebih dari sekedar menahan lapar dan dahaga belaka. Hal ini penting dan harus digarisbawahi, mengingat saat ini, umat Islam berada dalam masa kampanye pilpres yang kadangkala antara satu pendukung dengan yang lainnya saling merendahkan.

Apalagi, kalau sampai dalam puasa masih berani-berani berdusta. Rasulullah berabda, “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan melakukannya; maka Allah   tidak perlu dia meninggalkan makannya dan minumnya.” (HR. Bukhari).

4. Menyegerakan Berbuka

Rasulullah bersabda, “Manusia masih akan tetap dalam kebaikan selama dia menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari).

Dalam makna umum, hadits ini memberikan perintah agar umat Islam tidak menunda-nuda buka puasa, apalagi kalau memang waktu sudah tiba.

Tetapi, secara lebih jauh, kalau kita renungkan, makna hadits ini tidak saja berdimensi waktu, tetapi juga persiapan dan perbelanjaan. Jangan karena puasa, lantas buka puasa jadi mahal. Jangan karena puasa, lantas volume belanja meningkat. Jika itu terjadi, maka dimana relevansi puasa dengan menahan diri, kesederhanaan dan kepedulian?

Rasulullah sendiri tidak pernah berbuka secara berlebihan. Berdasarkan riwayat yang umum disampaikan para muballigh, Rasulullah biasa berbuka dengan beberapa butir kurma dan air putih.

Apabila hal itu dilakukan, maka insyaAllah  selama puasa umat Islam akan mampu mengendalikan nafsu konsumtifnya. Yang dengan itu diharapkan mampu membangkitkan ghirah infak dan sedekahnya. Sebab, Rasulullah tidak melalui Ramadhan, melainkan dengan infak yang luar biasa.

Dari Ibn Abbas radhiAllahu anhu berkata, “Rasulullah shallAllahu alayhi wasallam, adalah manusia yang paling dermawan, dan kondisi beliau paling dermawan adalah di Bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari).

Jika beberapa langkah di atas kita terapkan, insya Allah jalan menuju takwa dari puasa yang kita jalani di Ramadhan 1435 H ini akan semakin terbuka dan tentu kita berharap Allah memberikan kemudahan bagi kita mencapai derajat takwa. Aamiin. (Hidayatullah)

Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit
Berita Kuansing

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit

...

Read moreDetails
Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Cara Mudah Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Cara Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Next Post
cara shalat di pesawat

Cara Mengetahui Waktu atau Cara Shalat di Pesawat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.